Respons Arema Setelah Bali United dan Persija Ditunjuk Mewakili Indonesia di Piala AFC 2021

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Malang - PSSI sudah menunjuk dua wakil Indonesia untuk berkiprah di Piala AFC 2021. Akibat kompetisi Shopee Liga 1 musim ini belum rampung, PSSI memilih Bali United dan Persija Jakarta yang akan tampil di Piala AFC.

Alasannya, kedua tim sama-sama lolos club licensing dari AFC. Yang kedua, Bali United merupakan juara Liga 1 2019, sedangkan Persija Jakarta adalah runner-up Piala Indonesia 2019.

Sebenarnya, ada beberapa klub yang punya kesempatan mewakili Indonesia ke Piala AFC, seperti Persib Bandung, Arema FC, Borneo FC, Bhayangkara FC, dan Persipura Jayapura. Keempat klub tersebut juga sudah memiliki club licensing dari AFC.

Arema menjadi satu di antara klub Indonesia yang siap terjun di turnamen Asia. Manajemen tim berjuluk Singo Edan itu juga mematok target bermain di level Asia pada 2021. Akan tetapi, target tersebut dipasang sebelum ada pandemi virus corona.

"Kalau kami ditunjuk, tentu siap. Kalau tidak, ya tidak masalah. Sebenarnya, kami prediksi wakil di Piala AFC tahun depan adalah klub yang sama dengan tahun ini (Bali United dan PSM Makassar)," kata General Manager Arema, Ruddy Widodo.

PSM merupakan juara Piala Indonesia 2019. Namun, pada musim ini mereka tidak lolos club licensing, seehingga Persija yang mendapat berkah.

Rencananya, Piala AFC digelar pada 14 Mei sampai 26 November 2021. Bali United dan Persija sudah berpengalaman, karena beberapa tahun terakhir menjadi wakil Indonesia di Piala AFC.

Sementara itu, Arema terakhir kali tampil di level Asia adalah pada musim 2014 silam. Artinya, sudah enam tahun mereka hanya bermain di kancah domestik.

Bidik Musim Selanjutnya

Asisten pelatih Arema, Kuncoro, memberikan instruksi kepada deratan pemain belakang. (Bola.com/Iwan Setiawan)
Asisten pelatih Arema, Kuncoro, memberikan instruksi kepada deratan pemain belakang. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Setelah PSSI menunjuk dua wakilnya di Piala AFC, Arema FC sudah punya rencana lain, yakni memasang target tampil di turnamen Asia pada 2022. Dalam lanjutan musim ini, manajemen dan pelatih Tim Singo Edan membuat kerangka tim yang tangguh.

Tetapi, tidak menutup kemungkinan Hendro Siswanto dkk. bisa meraih gelar juara atau runner up. Saat ini, Arema terlihat serius mendatangkan pemain dan pelatih baru, terutama asing pada saat kompetisi terhenti.

Adapin klub lain justru kehilangan pemain asingnya yang hengkang ke liga lain yang secara gaji lebih bagus dan jadwalnya jelas. "Kami memperlihatkan keseriusan tetap membetuk kerangka tim. Ini juga ditunjukkan kepada pihak sponsor," sambungnya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: