Respons Ganjar Ada Kepala Daerah Hapus Anggaran Mobil Dinas Listrik

Merdeka.com - Merdeka.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tak permasalahkan ada sejumlah kepala daerah yang menghapus anggaran pengadaan mobil dinas (mobdin) listrik tahun 2024. Apalagi masih ada prioritas lain untuk anggaran tersebut.

"Enggak masalah, apalagi kalau masih ada prioritas lain. Tidak apa-apa daerah menentukan itu," katanya di Solo, Rabu (9/11).

Dia mengungkapkan, pengadaan mobil listrik untuk kendaraan dinas tergantung kondisi masing daerah. Kalau memang anggaran tersedia, bisa disiapkan dan tidak dipermasalahkan.

"Saya sih setuju saja kalau itu ada. Tergantung kondisinya," terangnya.

Ganjar menambahkan, sejauh ini ada 3 kota yang menghapus anggaran pengadaan mobdin listrik. Yakni Kota Solo, Salatiga dan Kabupaten Kudus.

"Yang menghapus baru tiga, Solo, Salatiga dan Kudus. Selain itu belum ada," tutupnya.

Seperti diketahui, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menolak menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan dinas. Anak pertama Presiden Jokowi itu tak menganggarkan pembelian mobil listrik sesuai instruksi ayahnya.

"Sing tak hapus itu malah untuk wali kota dan wakil wali kota kita hapus. Harusnya tahun depan. Timbange tuku mobil nggo mbangun pasar atau taman cerdas (daripada beli mobil buat bangun taman cerdas," ujarnya.

Gibran menilai, pembelian mobil listrik hanya akan membuang anggaran. Sehingga dia pun menghapus anggaran pembelian mobil listrik untuk wali kota dan wakil wali kota pada tahun depan. [fik]