Rest Area KM 68 Tol Merak-Tangerang siapkan 1.000 kantong parkir

Wakil Kepala Pos Pengamanan Rest Area KM 68 di Tol Merak-Tangerang Ipda Raswanto mengatakan pihaknya telah menyiapkan kantong parkir dengan kapasitas 1.000 unit kendaraan kecil untuk mengantisipasi lonjakan arus balik dari Sumatera menuju Jawa.

“Kantong parkir sudah ada 500 lebih untuk mobil kecil. Di sebelah juga ada kantong parkir yang dulu digunakan oleh truk, angkutan besar, itu sekarang bisa kita gunakan untuk 500 mobil kecil juga, jadi di sini muat 1.000 unit mobil kecil,” kata Raswanto kepada ANTARA di Serang, Banten, Sabtu.

Terkait dengan situasi terkini di Rest Area KM 68, yang merupakan rest area terdekat dari Pelabuhan Merak menuju Tangerang, Raswanto mengatakan bahwa situasinya lancar dan terkendali, bahkan tergolong landai.

Para pemudik atau pelaku perjalanan yang berhenti di Rest Area KM 68 biasanya hanya beristirahat sejenak untuk ke toilet atau melepas lelah dan langsung melanjutkan perjalanan lagi.

“Antrean atau penumpukan tidak terjadi di sini karena bongkaran dari kapal yang ke sini itu per jam atau per 30 menit. Mereka mungkin hanya istirahat, ke toilet atau melepas lelah, langsung jalan lagi,” tuturnya menjelaskan.

Raswanto mengungkapkan, justru yang mengalami peningkatan kepadatan adalah jalur wisata menuju Anyer dari arah Tangerang. Peningkatan mobilisasi dari Tangerang menuju arah Merak telah terjadi sejak subuh, sekitar pukul 03.00 WIB atau 04.00 WIB.

“Itu kebanyakan ke Anyer, bukan ke Merak. Kami mendapatkan info tadi jam 08.00 udah one way ke arah Anyer. Untuk arus Merak ke Jakarta, ditampungnya di Bakauheni (Lampung) ketika mereka mau naik kapal. Jadi, untuk di sini, sifatnya mengalir. Memang agak ramai, tapi lancar,” ucapnya.

Baca juga: Suasana Gerbang Tol Merak-Tangerang terpantau landai

Baca juga: Situasi lalu lintas menuju Tol Merak-Tangerang terpantau padat

Baca juga: Polisi: Tiada korban akibat kecelakaan beruntun di tol Tangerang-Merak

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel