Restorative Justice Instruksi Jenderal Listyo Mulai Diterapkan

Ezra Sihite, Yandi Deslatama (Serang)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Salah satu program unggulan Kapolri Jenderal Listyo Sigit yang sudah mulai dilakukan oleh jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) seperti di Polsek Ciwandan, Kota Cilegon, Banten yakni menerapkan restorative justice.

Mereka menyosialisasikan dan melakukan MoU dengan Kelurahan Sugih, ketua RT hingga tokoh masyarakat. Danramil Ciwandan juga ikut hadir dalam program tersebut.

Dengan restorative justice, tugas Polsek tidak lagi mengurusi penegakan hukum namun lebih fokus kepada penjagaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"MoU atau kesepahaman itu sebagai tindak lanjut dari program Kapolri yang baru dengan mottonya yakni presisi. Pak lurah, pak Danramil, Polri akan bersama-sama menjaga kamtibmas," kata Kapolsek Ciwandan AKP Ali Rahman melalui pesan singkatnya pada Rabu 10 Maret 2021.

Dalam progam Listyo Sigit, tugas Polsek selain menjaga kamtibmas juga fokus pada pencegahan gangguan dan keamanan di masyarakat.

Selain itu jika menghadapi persoalan maka jalan musyawarah dikedepankan dengan mengesampingkan penegakan hukum. Dalam pelaksanaannya, peran serta masyarakat, TNI, Polri, bisa saling bergotong-royong menjaga kamtibmas.

"Intinya restorative justice merupakan penyelesaian perkara di luar peradilan terhadap tindak pidana sederhana dan ringan, dengan melibatkan pihak yang berkepentingan," kata dia.

Saat fit and proper test di DPR, Listyo mengakui masih ada pandangan negatif terhadap institusi Polri. Oleh karena itulah dia mengeluarkan banyak program dan salah satunya restorative justice yang mulai diimplementasikan di Polsek Ciwandan.

Menurut Ali, syarat berlakunya restorative justice antara lain tidak membuat keresahan masyarakat, tidak terjadi penolakan di masyarakat, konflik sosial serta pelakunya bukan seorang residivis.

"Alhamdulillah tokoh masyarakat tokoh agama, ketua RT menyambut baik. Tentunya restorative justice dilakukan memberi manfaat, memberikan keadilan bagi semua pihak yang berkepentingan," ujarnya.