Restu Ibu, Faktor Penentu Khabib Nurmagomedov Batalkan Pensiun

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVAKhabib Nurmagomedov telah memutuskan pensiun dari dunia mixed martial arts (MMA) pada Minggu dini hari WIB 25 Oktober 2020. Dia memutuskan itu setelah mengalahkan Justin Gaethje dalam pertarungan UFC.

Cuma butuh dua ronde bagi Khabib untuk membuat Gaetjhe tak berdaya. Teknik maut triangle choke menjadi jurus Khabib untuk membuat lawannya menyerah.

Mengalahkan Gaethje membuat Khabib bisa mencatatkan 29 pertandingan tanpa kalah sepanjang kariernya. Dia tak bisa lagi melanjutkan ke depan karena merasa kehilangan sosok ayahnya, Abdulmanap Nurmagomedov yang telah meninggal dunia.

Abdulmanap adalah sosok yang membuat Khabib bisa menjadi petarung hebat seperti sekarang. Sejak kecil dia ditempa kemampuannya sehingga punya kekuatan untuk bertarung di atas oktagon.

Javier Mendez, selaku pelatih Khabib mengatakan sebenarnya ada kemungkinan keputusan pensiun itu dibatalkan. Asalkan ibu dari Khabib memberi restu.

Karena yang dia tahu, Abdulmanap selalu ingin Khabib pensiun ketika mencatatkan 30 kemenangan. Itu artinya masih ada satu pertarungan yang mesti dijalani.

"Jika ibunya melihat bahwa dia dapat melanjutkan dan Khabib benar-benar ingin melakukannya, maka dia mungkin akan mengatakan, pergilah dan penuhi wasiran ayahmu untuk menorehkan 30-0," ujar Mendez, dikutuip dari Insider.

Mendez juga mengungkapkan jika Khabib sebenarnya tidak ingin pensiun di usia sekarang ini. Dia masih yakin bisa bersaing di level tertinggi.

"Saya tidak tahu, tapi saya hadir dan dia selalu berkata, mengapa kalian berbicara tentang pensiun, saya baru 32 tahun," tuturnya.

Bagi Mendez, apa yang diputuskan Khabib usai bertarung melawan Gaethje murni karena emosional. Dia betul-betul kehilangan sosok Abdulmanap.

Alasan itulah yang kemudian diungkapkan petarung asal Rusia itu di atas oktagon ketika mengumumkan keputusan pensiunnya. Dia berbicara sambil menahan tangis.

"Hari ini, saya ingin mengatakan bahwa ini adalah pertarungan terakhir saya. saya tidak akan pernah ada di sini tanpa ayah saya," ujar Khabib.