Review: BlackBerry Z10, Jagoan Pertama di OS 10

Ghiboo.com - Review kali ini akan membahas tentang smartphone BlackBerry 10 pertama, Z10. Seperti apa keunggulannya? Simak ulasan singkatnya berikut ini.


Desain


Dengan dimensi 130 x 65,6 x 9 mm dan bobot 136 gram, Z10 tergolong tipis dan ringan, namun terasa kokoh ketika digenggam. Smartphone ini tetap memiliki identitas BlackBerry, salah satunya adalah LED merah yang berkedip ketika pengguna memperoleh notifikasi.


Berbeda dengan saudara-saudaranya yang lebih tua, Z10 tidak menyertakan keyboard fisik, namun keyboard yang terintegrasi dengan antarmuka.


Di bagian bawah layar, tepat di bawah merek BlackBerry, Anda akan menemukan lubang kecil untuk mikrofon; sementara di bagian atas layar terdapat earpice, sensor cahaya dan jarak, LED notifikasi, dan kamera 2 megapixel.


Di sisi kiri perangkat, tertanam port microUSB untuk mengisi ulang baterai sekaligus konektivitas data, dan port microHDMI untuk fungsi video-out. Beralih ke sisi kanan; di sini Anda akan melihat kontrol volume. Di antara tombol volume up dan volume down terdapat sebuah tombol multifungsi yang bisa digunakan untuk mengakses fitur perintah suara.


Selain itu, tombol ini pun bisa berfungsi sebagai kontrol playback media serta untuk mem-pause/play track musik. Di bagian atas, terdapat jack headset 3,5 mm, tombol power, dan lubang mikrofon noise-cancelling, sementara di bagian bawah terdapat kisi-kisi yang memungkinkan Anda untuk melepas penutup belakang, dan berfungsi sebagai lubang speaker.


Melongok ke bagian belakang, tertanam kamera auto- focus 8 megapixel dengan lampu flash LED, yang mampu merekam video 1080p.


Display


Sebelum ini, handset BlackBerry yang memiliki layar paling besar adalah BlackBerry Torch 9850, namun kini gelar tersebut berpindah ke Z10. Layar LCD berukuran 4,2 inci dengan resolusi 768 x 1280 pixel pada Z10 memiliki kerapatan pixel 356 ppi. Layar ini mampu menghasilkan tampilan yang tajam, banyak detail, dan sangat jernih.


Interface


Tak pelak lagi, fitur yang paling signifikan dan paling ditunggu-tunggu dari Z10 adalah sistem operasinya, yaitu BlackBerry OS 10. Melalui OS 10, BlackBerry akhirnya memiliki antarmuka ramah sentuhan yang modern; dan dalam upaya untuk menandingi Android, iOS, dan Windows Phone, orang-orang di BlackBerry memutuskan untuk mengembangkan platform barunya ini dari nol.


Secara visual, BlackBerry tampaknya menaruh perhatian yang sangat besar terhadap semua aspek platform ini. Hasilnya, OS 10 menyajikan efek-efek transisi yang apik seperti efek fading ketika membuka penguncian perangkat.


Prosesor dan Memory


Kali ini sang produsen asal Kanada membawa sesuatu yang patut diperhitungkan. Di dalam Z10, tertanam prosesor dual-core 1,5 GHz Qualcomm Snapdragon S4 Plus yang disandingkan dengan RAM 2 GB. Untuk media penyimpanan file, Z10 menawarkan internal storage 16 GB, namun yang bisa digunakan hanya 9,9 GB. Untungnya, tersedia slot microSD yang siap menampung kartu berkapasitas hingga 32 GB.


Kesimpulan


BlackBerry Z10 tampaknya akan menemui kesulitan dalam menghadapi persaingan di pasar smartphone. Orang-orang yang sudah merasa nyaman dengan ekosistem milik platform lain tidak bisa menemukan alasan yang kuat untuk beralih ke BlackBerry OS 10, terutama karena OS 10 belum bisa memberikan level fungsionalitas yang setara dengan apa yang ditawarkan oleh platform lain.


Dengan harga 7 juta rupiah, BlackBerry nampaknya harus berjuang keras untuk dapat merebut hati pengguna platform lain. (Yos)


Plus:


- OS BB10
- Antarmuka ramah sentuhan


Minus:


- Harga mahal
- Fungsi dan fitur belum sebanding iPhone atau Android



(Masih perlu review yang lebih mendalam? Langsung saja baca ulasan lengkapnya di majalah Gadget+ Edisi 95)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.