Review Buku Bahagia Mengerjakan Hal Sia-Sia Karya Prima Sulistya

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta "Perkembangan teknologi membuat jenis pekerjaan makin beragam. Masalahnya, bagaimana menjelaskan bahwa YouTuber itu juga pekerjaan kepada orang yang nggak paham YouTube itu apa?" (hlm. 51)

Sesuatu yang menggelitik dibahas di esai "Kerja di Mana? dan Cara-Cara Menjawabnya" dalam buku Bahagia Mengerjakan Hal Sia-Sia karya Prima Sulistya ini. Di antara kita pun pasti ada yang pernah mengalami kebingungan ketika menjelaskan profesi atau pekerjaan kita kepada orang yang masih asing dengan bidang atau dunia yang kita geluti, khususnya bila berkaitan dengan internet dan dunia online.

"Bukan jengan, tepatnya sedih. Sebab, pertanyaan 'kerja di mana' selalu satu paket dengan 'kerjanya ngapain' dan kegagalan menjelaskan dengan sesimpel mungkin membuat saya terenyuh sendiri." (hlm. 53)

Terkait pekerjaan, biasanya pertanyaan paling jamak adalah soal di mana. Ketika dunia kita bekerja adalah di dunia maya, rasanya memang tak mudah untuk menjelaskannya pada orang yang masih awam tentang dunia tersebut. Bahkan tak semua orang tahu ada pekerjaan yang bisa dilakukan tanpa harus pergi ke kantor. Ya, perkembangan dan perubahan zaman diiringi juga dengan makin luasnya ragam pekerjana yang ada.

Kumpulan Esai Pendek dengan Berbagai Topik

Kumpulan esai pendek./Copyright Endah
Kumpulan esai pendek./Copyright Endah

Penulis: Prima Sulistya

Penyunting: Margareth Ratih Fernandez

Pemeriksa aksara: Solihin

Ilustrator sampul: Ega Fansuri

Penata sampul dan isi: M. Sadam Husaen

Cetakan Ketiga, Juni 2020

Penerbit: Mojok

“Aku punya kucing,” ia bercerita. “Bulunya bagus banget.”

Saya mengangguk-angguk, menyimak.

“Terus aku ajak dia belajar,” lanjutnya lagi.

“Belajar apa, Hera?”

“Nulis.” Dia menjawab itu dengan wajah sangat serius. Sementara saya antara kaget dan bersiap-siap menerima kejutan selanjutnya.

“Kayak gimana itu?”

“Aku ajarin dia megang pensil.”

“Gimana caranya?”

“Kayak gini ….” Ia memeragakan caranya menyusupkan pensil di sela jari-jari. “Aku bantu kucingnya pegang.”

***

Awal ketertarikan membaca buku ini adalah karena judulnya. Bahagia mengerjakan hal sia-sia? Apanya yang sia-sia? Begitu kira-kira pertanyaan yang muncul di kepala. Lalu, setelah tahu bahwa buku ini berisi kumpulan esai pendek dengan beragam topik, jadi makin penasaran untuk membaca satu per satu esainya.

Topik dan pembahasan seputar bahasa, agama, dunia politik, isu-isu viral di dunia maya, peristiwa-peristiwa penting yang pernah terjadi di Indonesia dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, hingga hal-hal nyeleneh dan receh ada semua di buku ini. Tidak sedikit esai yang menggelitik bahkan memancing tawa. Banyak yang menghibur sekaligus menghadirkan perspektif baru.

Ada sudut pandang kritis yang disuguhkan, tapi dengan penggunaan bahasa yang asyik. Bahkan ketika membaca esai yang mengingatkan kembali akan peristiwa-peristiwa yang terjadi pada kurun waktu 2017 hingga 2019, kita kembali menemukan hal-hal menarik yang mungkin dulu hanya kita lewati begitu saja.

Ketika membaca esai-esai dalam buku ini, barulah paham kenapa judul yang dipakai adalah Bahagia Mengerjakan Hal Sia-Sia. Mungkin tidak semua yang dibahas adalah perkara "penting" tapi tetap saja seru untuk diikuti sampai akhir. Tidak akan terasa membosankan sama sekali mengikuti satu per satu tulisan dalam buku karya Prima Sulistya ini.

#ElevateWomen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel