Review Film Annette: Pasang Surut Rumah Tangga Komika dan Diva Opera, Akting Adam Driver Memesona

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Annette mempertemukan aktris peraih Oscar Marion Cotillard dengan bintang film Star Wars Adam Driver. Di Indonesia, drama musikal ini dapat diakses secara resmi lewat KlikFilm.

Soal kualitas, Annette jangan diragukan. Karya sineas Leos Carax ini memetik kemenangan di Festival Film Cannes 2021 untuk dua kategori, yakni Sutradara dan Tata Musik Terbaik.

Kami telah menonton dan terbukti, Annette punya keunggulan di banyak sektor. Sangat mungkin, ia akan menembus bursa Golden Globes dan Oscars 2022. Berikut resensi film Annette.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Henry dan Ann

Adam Driver dalam film Annette sebagai Henry McHenry. (Foto: Dok. CG Cinema/ Detailfilm/ Eurospace/ IMDb)
Adam Driver dalam film Annette sebagai Henry McHenry. (Foto: Dok. CG Cinema/ Detailfilm/ Eurospace/ IMDb)

Annette adalah refleksi kehidupan para pekerja seni yang gemerlap di luar namun suram di dalam. Bintang opera Ann Defrasnoux (Marion Cotillard) berada di puncak popularitas saat membina rumah tangga dengan pelawak tunggal Henry McHenry (Adam Driver).

Dalam sebuah lawakan ia menyebut menikah di usia muda bagai berenang dengan (maaf) organ vital dibelenggu batu. Semenyakitkan itu. Ironisnya, penonton terbahak dengan lelucon ini. Apes, guyonan itu menjadi kenyataan.

Mental Henry tidak stabil. Kariernya meredup. Saat melawak soal membunuh istri, ia dikecam penonton. Sang komika bahkan diminta turun panggung. Sejak itu, rumah tangga Ann dan Henry memanas.

Main Serong Ala Bintang Opera

Marion Cotillard sebagai Ann Defrasnoux dalam film Annette. (Foto: Dok. CG Cinema/ Detailfilm/ Eurospace/ IMDb)
Marion Cotillard sebagai Ann Defrasnoux dalam film Annette. (Foto: Dok. CG Cinema/ Detailfilm/ Eurospace/ IMDb)

Di sisi lain, The Accompanist (Simon Helberg) mengaku main serong dengan Ann tak lama setelah tragedi menimpa sang bintang opera. Annette sendiri nama bayi perempuan yang dilahirkan Ann. Bayi yang digambarkan “hidup tapi tak hidup” lantaran dibesarkan di lingkungan keluarga bermasalah.

Annette dibuka dengan peringatan agar penonton menarik napas dalam-dalam untuk kali terakhir karena selama menyaksikan pertunjuan (baik melawak tunggal, opera, maupun film ini), audiens tak diperkenankan bernapas.

Setelah itu, kita berkenalan dengan dua tokoh utama yang aktivitasnya digambarkan dalam lirik lagu. Durasi setiap tembang relatif panjang sementara dialog antarkarakter nyaris tak ada. Mengingatkan kita pada kepekatan Les Misérables yang memborong 3 Piala Oscar pada 2013.

Musik dan Lirik Penting

Marion Cotillard sebagai Ann Defrasnoux. Adam Driver memerankan Henry. Mereka tampil apik dalam Annette. (Foto: Dok. CG Cinema/ Detailfilm/ Eurospace/ IMDb)
Marion Cotillard sebagai Ann Defrasnoux. Adam Driver memerankan Henry. Mereka tampil apik dalam Annette. (Foto: Dok. CG Cinema/ Detailfilm/ Eurospace/ IMDb)

Artinya, musik dan lirik adalah unsur penting. Meleng sedikit, penonton akan kehilangan esensi atau setidaknya, bagian penting dari alur cerita. Kekerasan dan ketidakstabilan tokoh Henry tergambar dalam lirik.

Dugaan kekerasan seksual yang menimpa 6 perempuan oleh Henry, disuarakan dalam lirik. Kegelisahan Ann merespons perubahan sikap pasangan juga dituang dalam lirik. Termasuk pengakuan sensasional seorang selingkuhan dengan melodi yang mudah menancap di kuping.

Ini bukan drama dengan musik dan lirik sebagai pelengkap. Musik dan liriklah yang membangun kemegahan drama. Untuk keberhasilan ini, pujian patut diberikan untuk Leos Carax.

Pertunjukan Yang Dramatis

Salah satu adegan film Annette. (Foto: Dok. CG Cinema/ Detailfilm/ Eurospace/ IMDb)
Salah satu adegan film Annette. (Foto: Dok. CG Cinema/ Detailfilm/ Eurospace/ IMDb)

Ia detail membangun Annette menjadi pertunjukan yang dramatis termasuk dalam mengarahkan pemain. Adam Drive (juga bertindak sebagai produser) memperlihatkan rentang emosi yang lebar.

Kesombongan di era kejayaan, jatuh cinta, merasa pahit dalam manisnya asmara, kehadiran anak, terpuruk, hingga mencoba bangkit. Entakan emosi di balik layar hingga di atas panggung memungkinkan penonton mencicipi pergolakan batinnya.

Marion Cotillard, adalah primadona yang membuat kita yakin dia adalah korban meski akhirnya kita tahu keadaan memaksanya mencurangi nasib. Pertautan emosi kedua tokoh ini magnet kuat bagi penonton.

Beragam Sensasi

Salah satu adegan film Annette. (Foto: Dok. CG Cinema/ Detailfilm/ Eurospace/ IMDb)
Salah satu adegan film Annette. (Foto: Dok. CG Cinema/ Detailfilm/ Eurospace/ IMDb)

Pergerakan konfliknya seperti wahana bermain yang menyuguhkan beragam sensasi. Catatan menarik lain yakni tampilnya Annette dalam dua bentuk yakni boneka bergerak dan manusia.

Bisa jadi, hebohnya konflik membuat sineas memilih jalur aman menggunakan boneka ketimbang bayi betulan. Di sisi lain, boneka membuat kita paham bahwa bayi ini telah “mati” hati nuraninya.

Penyebabnya, kehilangan figur ibu lalu menghadapi kondisi punya bapak tapi seperti tak berayah. Dugaan ini akan dikonfirmasi pada babak akhir yang berbanding 180 derajat dengan menit-menit awal.

Spektrum Warna Kehidupan

Film Annette menang di Festival Film Cannes 2021. (Foto: Instagram @festivaldecannes)
Film Annette menang di Festival Film Cannes 2021. (Foto: Instagram @festivaldecannes)

Annette adalah spektrum warna kehidupan. Ia merefleksikan apa yang kita kenal sebagai romantika riawayat manusia. Kaya emosi, dieksekusi dengan apik oleh para pelakon dengan mengedepankan musik serta lirik sebagai nyawa film.

Butuh energi ekstra untuk mengikuti polah Ann dan Henry. Butuh hati lapang untuk menghadapi akhir film. Terlepas dari happy atau unhappy, Annette sekali lagi potret alur hidup manusia. Kita tak perlu babak belur betulan karena bisa belajar dari kejatuhan tokoh dalam film ini.

Pemain: Adam Driver, Marion Cotillard, Simon Helberg, Devyn McDowell

Produser: Charles Gillibert, Paul-Dominique Win Vacharasinthu, Adam Driver

Sutradara: Leos Carax

Penulis: Ron Mael, Russell Mael, Leos Carax

Produksi: CG Cinema, Detailfilm, Eurospace, Scope Pictures

Durasi: 2 jam, 21 menit

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel