Review The Hunger Games: Mockingjay Part 1, Usaha Jennifer Lawrence Menggulingkan Pemerintahan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Mockingjay Part 1 merupakan sekuel dari pendahulunya yakni Catching Fire. Film ini merupakan seri terakhir dari trilogi The Hunger Games. Film ini hadir pertama kali di bioskop pada 21 November 2014 silam.

Banyak aktor papan atas terlibat dalam film yang diadaptasi dari novel karya Suzanne Collins ini. Mereka adalah Jennifer Lawrence, Josh Hutcherson, Liam Hemsworth, hingga Elizabeth Banks.

Dilansir dari Box Office Mojo, film The Hunger Games: Mockingjay Part 1 berhasil meraup keuntungan sebanyak tujuh kali lipat dari biaya produksi yang hanya menelan sekitar 125 juta Dollar Amerika.

Untuk Anda yang belum menyaksikan filmnya, berikut ini ada sedikit review tentang The Hunger Games: Mockingjay Part 1.

President Snow belum Menyerah

Adegan film The Hunger Games: Mockingjay Part 2. (dok. Lionsgate)
Adegan film The Hunger Games: Mockingjay Part 2. (dok. Lionsgate)

Kisah utama yang diangkat di film The Hunger Games: Mockingjay Part 1 masih tentang usaha Katniss dan rakyat dari berbagai Distrik yang ingin melengserkan pemerintahan Presiden Snow (Donald Sutherland).

Pemerintahan Snow yang mengklaim dirinya memberikan keamanan untuk rakyatnya kenyataannya hanya membawa penderitaan. Mereka sering diadu domba dalam permainan tahunan di mana mereka harus menghabisi satu sama lain.

Kekejaman ini menjadi landasan berbagai pemberontak di 12 Distrik untuk bangkit dan menurunkan tahta Snow dari kursi kekuasaannya. Sayangnya, kekuatan yang dimiliki pemerintah pusat terlalu kuat bagi rakyat yang hanya hidup berkecukupan.

Lokasi yang Sudah Tak Lagi Hijau

Video bertema Return to District 12 menjadi trailer baru Hunger Games: Mockingjay - Part 1 yang menyorot kampung halaman Katniss Everdeen.
Video bertema Return to District 12 menjadi trailer baru Hunger Games: Mockingjay - Part 1 yang menyorot kampung halaman Katniss Everdeen.

Jika Anda mengikuti cerita The Hunger Games yang pertama hingga kedua, Anda bisa melihat pemandangan hutan hijau dan rindang yang mendominasi hampir keseluruhan cerita.

Berbeda dengan kedua film pendahulunya, latar tempat Mockingjay Part 1 tidaklah sama. Kini Anda akan lebih sering melihat gedung-gedung yang dipenuhi dengan lift dan juga mesin-mesin besar layaknya akan berperang.

Meskipun masih menempati Distrik, pepohonan dan ladang hijau lainnya sangat jarang ditemukan. Untungnya, ada beberapa adegan seperti ketika Gale mengajak Katniss berkeliling mengitari Distrik 13. Mereka berdua akhirnya melihat makhluk hidup lainnya seperti rusa dan juga sejuknya aliran sungai.

Hadirnya Lagu yang Sama

The Hunger Games: Mockingjay Part 2. Foto: via thewrap.com
The Hunger Games: Mockingjay Part 2. Foto: via thewrap.com

Film dengan durasi 123 menit ini masih menggandeng komposer yang sama dengan seri pertama dan keduanya. Ia adalah James Newton Howard. Nama James Howard sudah tidak diragukan lagi keberadaannya di industri film.

Sejak 1992, dirinya diketahui sudah aktif terlibat dalam pembuatan musik atau score untuk film Hollywood yang besar. Beberapa karya terkenalnya bisa ditemukan dalam film King Kong, Blood Diamond, hingga Batman Begins.

Di seri ketiga trilogi The Hunger Games ini, ada satu lagu yang kembali dimainkan dalam salah satu scene. Lagu tersebut adalah Healing Katniss. Sebelumnya, lagu ini terdengar di film pertamanya. Namun lagu ini tidak masuk ke dalam album score The Mockingjay Part 1.

Apakah Katniss dan penghuni Distrik pada akhirnya berhasil menggulingkan Presiden Snow? Saksikan Mocking Jay Part 1 sub Indo yang kini sudah hadir di aplikasi Vidio.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel