Review Loki, Petualangan God of Mischief Menembus Ruang dan Waktu

·Bacaan 3 menit

VIVA – Serial Loki yang telah lama ditunggu-tunggu akhirnya tayang di Disney+ Hotstar mulai hari ini, Rabu, 9 Juni 2021.

Tom Hiddleston mengulangi perannya sebagai dewa kejahatan dan kekacauan, penjahat Marvel Cinematic Universe (MCU) yang telah ia perankan dalam enam film Marvel.

Sekadar mengingatkan, dalam Avengers: Infinity War, Loki dikisahkan tewas setelah mengorbankan diri dalam lima menit pertama film dan akhirnya menjadi pahlawan sejati Asgard.

Karena adanya percabangan waktu, di Avengers: Endgame, para superhero yang selamat dari Infinity War kembali ke masa setelah Avengers Assemble 2012 untuk mengambil dua Infinity Stone yang dimiliki Loki saat itu, untuk menulis ulang masa depan.

Loki yang tentunya masih hidup di waktu tersebut, memanfaatkan kekacauan pencurian waktu untuk mengambil Tesseract yang menciptakan portal dan keluar dari sana. Hal ini menciptakan varian Loki, dan Loki inilah yang dikisakan dalam serial ini.

Varian Loki muncul di tempat lain dalam ruang dan waktu, namun segera ditangkap oleh Time Variance Authority (TVA), organisasi yang bertugas melindungi The Sacred Timeline, garis waktu yang diciptakan oleh tiga Timekeepers, untuk memperlancar masa lalu, masa kini dan masa depan sehingga suatu hari semua orang bisa hidup dengan damai.

Loki kemudian direkrut untuk membantu mereka melacak varian dari dirinya sendiri, yang menurut mereka telah membunuh dan menculik anggota TVA dalam misi perjalanan waktu mereka.

Sebagai informasi, tugas TVA adalah kembali dan mengatur ulang timeline setiap kali seseorang melakukan sesuatu yang tidak seharusnya mereka lakukan dan memulai timeline baru yang tidak disetujui.

Loki pun bergabung dengan TVA dalam pengawasan agen Mobius M. Mobius (Owen Wilson), yang mungkin lebih mengenal Loki daripada dirinya sendiri.

Di serial ini, penonton bakal menyaksikan karakter Loki yang jauh lebih kompleks. Penonton akan dibawa menyelami tokoh Loki lebih dalam.

Berpegang pada keagungan dirinya, namun tetap pada egonya, Loki menghadapi konsekuensi yang tidak pernah dia duga bisa terjadi pada makhluk tertinggi seperti dirinya sendiri.

Dalam hal itu, ada banyak humor yang bakal Kamu lihat dalam kisah Loki yang menjadi tersangka TVA dan perjuangannya untuk menemukan tempat dalam birokrasi TVA yang tak kenal ampun.

Seiring berjalannya serial ini, kita juga akan melihat sisi berbeda dari Loki saat ia direkrut untuk membantu menyelesaikan kasus kejahatan serius bersama agen Mobius, yang membutuhkan perspektif Loki yang unik untuk menemukan pelakunya dan memperbaiki garis waktu.

Hanya Loki yang bisa membantu...atau mungkin tidak.

Peran Tom Hiddleston sebagai Loki, telah membuat tokoh ini menjadi salah satu karakter favorit penggemar, meskipun ia hanya tampil di layar lebar selama kurang dari dua jam selama sepuluh tahun ini.

“Loki membuat dampak besar ini. Dan tiba-tiba, sekarang, kita punya enam jam untuk menceritakan kisah ini. Dan Loki ada di setiap bingkainya. Jadi Anda mendapatkan tingkat pengembangan karakter yang tidak bisa Anda jelajahi di film. Dan itu menghasilkan beberapa prospek yang sangat menarik," ucap Kevin R. Wright, Co-Executive Producer Loki dalam keterangannya, Rabu, 9 Juni 2021.

"Dalam film, dia sudah memiliki arc yang hebat dan sekarang kita bisa mendorongnya lebih jauh ke dalam pencarian identitas ini dan ke mana hal tersebut bisa membawa Loki," tambahnya.

Akting Tom Hiddleston sebagai Loki tentu tak diragukan lagi mampu membius penonton dengan kebengisan namun kekonyolan khasnya. Namun, chemistry-nya dengan Owen Wilson yang berperan sebagai Mobius lah yang sangat mencuri perhatian di serial ini.

Sebagai Mobius, Wilson yang sebelumnya terkenal sebagai aktor spesialis film drama komedi memberikan sentuhan komik ringan yang catchy.

Selain Tom Hiddleston dan Owen Wilson, Loki turut menghadirkan Gugu Mbatha-Raw, Wunmi Mosaku dan Richard E. Grant.

Serial yang terdiri dari enam episode ini disutradarai oleh Kate Herron dan dan naskahnya ditulis oleh Michael Waldron, yang juga merupakan penulis naskah Doctor Strange in the Multiverse of Madness.

Kevin Feige, Louis D’Esposito, Victoria Alonso, Stephen Broussard, Kate Herron, Michael Waldron dan Tom Hiddleston sendiri menjabat sebagai produser eksekutif. Sedangkan Kevin R. Wright dan Trevor Waterson merupakan co-executive producer.

"Loki sangat berbeda dengan sentuhan kreatif yang berani. Serial ini membuka jalan baru untuk Marvel Cinematic Universe sebelumnya, dan meletakkan dasar untuk hal-hal yang akan datang," ujar Kevin Feige, Presiden dan Chief Creative Officer Marvel Studios.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel