Review Sonchiriya, Film Laga Terbaik Bollywood yang Hadir di Vidio

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Sonchiriya merupakan film laga Bollywood yang dirilis pada 1 Maret 2019. Film ini disutradarai oleh Abhishek Chaubey, dan dibintangi oleh Sushant Singh Rajput dan Bhumi Pednekar.

Mengusung genre aksi kriminal, Sonchiriya digadang-gadang sebagai kan film laga terbaik Bollywood. Film ini juga mengangkat isu pelecehan seksual.

Sonchiriya berlatar belakang di tahun 1975, di Chambal, Provinsi Madhya Pradesh. Di mana di sana terdapat kelompok pemberontak bernama Man Singh yang merupakan pemimpin kasta Thakur, yang beranggotakan Lakhna (Sushant Singh Rajput) dan Vakil. Tujuan mereka adalah menjaga kasta Thakur.

Bagaimana kisah perjalanan para kelompok pemberontak tersebut? Bagaimana cerita mereka bertemu dengan gadis bernama Sonchiriya? Simak sinopsis dan ulasannya di sini.

Sinopsis Film Sonchiriya

Saksikan film laga Bollywood, Sonchiriya, hanya di Vidio. (Dok. Vidio)
Saksikan film laga Bollywood, Sonchiriya, hanya di Vidio. (Dok. Vidio)

Saat melakukan perjalanan, kelompok Man Singh bertemu dengan Beni, mereka berunding untuk melakukan pembantaian, karena keterbatasan senjata, akhirnya Man Singh mendapat berita dari Lacchu, bahwa akan diadakan pesta pernikahan di mana mahar yang diberikan berupa emas 1kg.

Keesokan harinya mereka bergegas ke desa Gujjar di mana diadakannya pesta tersebut. Lakhna bertugas berjaga di pintu belakang, sedangkan anggota lainnya mulai merampok, mereka merampok dengan tenang dan sopan, bahkan meminta izin kepada keluarga pengantin.

Saat sedang berjaga, Lakhna mencurigai keberadaan polisi di sekitar rumah tersebut, rupanya para polisi telah mengintai gerak-gerik kelompok Man Singh sebelum mereka datang ke desa Gujjar. Terjadi baku tembak antara kelompok Man Singh dan polisi. Man Singh pun tewas dalam peristiwa itu, sementara anggota kelompok yang selamat kemudian melarikan diri.

Ketika sedang melanjutkan perjalanan, Lakhna dan kawan-kawan bertemu dua gadis yang terluka sambil membawa senapan, bernama Indu dan Sonchiriya. Ternyata dua gadis tersebut sedang melarikan diri dari kerusuhan di kampungnya.Indu meminta bantuan kepada Lakhna untuk membawa Sonchiriya yang terluka, ke rumah sakit.

Saat diperiksa, rupanya Sonchiriya adalah korban pemerkosaan, saat tengah memberikan obat, dokter melihat tanda di lengan Sonchiriya yang menunjukkan bahwa ia berasal dari kasta Jhirsa (kasta yang tidak boleh disentuh), sang dokter marah karena Indu mengaku Sonchiriya berasal dari kasta Thakur.

Mereka pun pergi, dan menetap di suatu kuil. Tiba-tiba, keluarga Indu datang untuk mencari Indu. Ternyata, Indu telah membunuh ayah mertuanya. Dari sanalah, mulai terjadi baku hantam yang menyebabkan Vakil dan Lakhna terbagi menjadi dua kubu.

Review Film Sonchiriya

Film aksi Bollywood, Sonchiriya hadir di Vidio. (Dok. Vidio)
Film aksi Bollywood, Sonchiriya hadir di Vidio. (Dok. Vidio)

Film Sonchiriya adalah salah satu film laga Bollywood yang sukses. Tanpa ada adegan romantis, menari dan menyanyi seperti kebanyakan film Bollywood, film ini sangat berfokus membangun alur ceritanya dan mempertajam konflik.

Setiap adegannya juga mampu membuat jantung penonton berdebar karena banyak mengandung unsur kekerasan, dan baku tembak. Film ini juga mengangkat isu pelecehan seksual terhadap kelompok rentan.

Aksi para aktor dan aktris dalam film ini juga tidak perlu diragukan lagi, mereka mampu mendalami setiap karakter yang diperankan, mereka terlihat natural dalam memerankan setiap karakter, serta makeup artist yang patut diacungi jempol untuk sebuah film laga.

Anda dapat menyaksikan film Sonchiriya melalui platform streaming Vidio. Dapatkan rekomendasi hiburan untuk nonton film Bollywood, film barat, film Indonesia, drama Korea, Thailand, Mandarin, Bollywood, anime, original series, dan tayangan olahraga favorit hanya di Vidio.

Penulis: Nida Zhafira P.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel