Revitalisasi Jalan Tunjungan, Pemkot Surabaya Diminta Perhatikan Aspek Ini

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Surabaya - Wakil Ketua Komisi B Bidang Perekonomian DPRD Kota Surabaya Anas Karno meminta Pemkot memperhatikan sejumlah hal terkait revitalisasi Jalan Tunjungan menjadi destinasi pariwisata. Di antaranya soal parkir kendaraan, ruang bagi UMKM di luar tenant yang ada, integrasi dengan pusat perbelanjaan modern Tunjungan Plaza (TP) dan Pasar Genteng.

"Kehadiran seni budaya juga tidak bisa dilepaskan. Sehingga Jalan Tunjungan sebagai etalase kota Surabaya," ujarnya, Jumat (12/11/2021), dikutip dari Antara.

Pemkot juga harus memberikan ruang bagi seniman untuk bermain musik di Jalan Tunjungan dengan tujuan supaya suasana jalan legendari tersebut hidup dan berkesan bagi warga Surabaya maupun pendatang.

Tidak hanya itu, konektivitas antara Pasar Genteng, Jalan Tunjungan, Tunjungan Plaza merupakan kekuatan untuk dapat kembali meramaikan Jalan Tunjungan sehingga menjadi pusat wisata di tengah jantung kota Surabaya.

Menurut dia, dengan revitalisasi Jalan Tunjungan ini diharapkan bisa menggairahkan dan menggerakkan roda perekonomian yang terpuruk akibat Pandemi Covid-19. Bagi Anas, dengan konsep heritage akan menarik banyak kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara.

"Banyak sekali bangunan di kanan kiri jalan yang berdiri masih memiliki nilai histori. Terutama pada malam hari yang dipenuhi dengan berbagai lampu warna warni," katanya.

Ia berharap pengembangan kawasan Jalan Tunjungan menjadi kawasan eksotis, indah dan tentunya lebih cantik suasananya.

"Untuk itu, Pemkot juga harus menyediakan spot-spot foto yang Instagramable. Ini lantaran tak sedikit anak muda yang menghabiskan waktunya di jalan tersebut," kata politikus PDIP ini.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Batik Surabaya

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sebelumnya mengatakan, pihaknya ingin menyulap Jalan Tunjungan menjadi salah satu kawasan wisata untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.

"Setelah Surabaya sudah masuk ke dalam level 1, maka ini waktunya kita bangkit menggerakan ekonominya UMKM Surabaya," kata Wali Kota Eri.

Oleh karena itu, lanjut Eri, dalam waktu dekat, akan ada pembukaan Jalan Tunjungan. Ia meminta tolong, semua pengusaha di Surabaya memakai batiknya Surabaya untuk jalan di Jalan Tunjungan bersama wali kota dan Forkopimda.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel