Revitalisasi JPO, Rekayasa Lalin Diberlakukan di Jalan Sudirman Mulai Hari Ini

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta melakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman sehubungan dengan adanya pekerjaan Revitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Transjakarta Karet, tepatnya antara Mayapada Tower dan Le Meridien.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, akan ada pekerjaan pondasi di taman median tengah dengan dimensi pondasi 4,8x1,6 meter dan 3,75x5,6 meter.

"Waktu pelaksanaan mulai tanggal 10 Juni sampai dengan 10 Agustus 2021," ujarnya Rabu (9/6/2021).

Menurutnya, untuk menunjang pekerjaan tersebut dilakukan rekayasa lalin sesuai pentahapan pekerjaan. Pengalihan jalur Transjakarta dari arah utara (Kota) maupun dari arah selatan (Blok M) akan dilakukan untuk mengakomodir area kerja.

"Selama pekerjaan berlangsung jalur Transjakarta akan mix traffic sepanjang area pekerjaan. Setelah selesai pekerjaan lalu lintas kembali ke semula," tandasnya seperti dikutip BeritaJakarta.id.

JPS Karet Sudirman

Sebelumnya, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta melakukan rekayasa lalu lintas (lalin) di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di antara Mayapada Tower dan Le Meridien sehubungan adanya pembangunan Jembatan Penyeberangan Sepeda (JPS) Karet Sudirman.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, sebelum dilakukan pemasangan konstruksi JPS, terlebih dahulu akan dilakukan pembongkaran JPO Transjakarta Karet Sudirman.

Pengerjaan berlangsung selama enam bulan mulai 1 April-30 September 2021 yang mencakup pekerjaan pembongkaran atap, tangga (ramp), pemasangan kolom/tiang, pemasangan baja lift, tangga baja, pemasangan lantai JPS, dan baja anjungan.

"Untuk menunjang pekerjaan tersebut maka akan dilakukan rekayasa lalu lintas sesuai pentahapan pekerjaan," ujarnya, Rabu (31/3/2021).

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel