Rezky Herbiyono Positif Covid-19, Sidang Kasus Suap Nurhadi Ditunda Sepekan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat kembali menunda sidang lanjutan perkara dugaan suap dan gratifikasi pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA) untuk terdakwa mantan Sekretaris MA, Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono. Sedianya, sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan saksi itu dilakukan Rabu, 13 Januari 2021.

Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Takdir Suhan mengungkapkan alasan ditundanya persidangan, yakni lantaran Rezky terkonfirmasi positif Covid-19. Rezky terdeteksi setelah dilakukan tes usap polymerase chain reaction (PCR).

"Persidangan sementara ditunda seminggu, terdakwa (Rezky) terkonfirmasi positif, " kata Takdir saat dikonfirmasi, Rabu (13/1/2021).

Kini menantu Nurhadi tersebut tengah menjalani isolasi mandiri di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. Takdir mengatakan, pihaknya akan terus memantau kondisi pemulihan Rezky.

"Kami akan terus memantau kondisi pemulihannya selama diisolasi di Wisma Atlet, " ucap Takdir.

Sebelumnya, tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta Selatan kembali dilaporkan ada yang terkonfirmasi positif Covid-19. Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri menyebut lima tahanan terinfeksi positif Covid-19.

Kelimanya diketahui positif setelah dua kali menjalani tes swab polymerase chain reaction (PCR) yang dilakukan pada Senin, 11 Januari 2021. Penambahan ini membuat total jumlah tahanan KPK yang terinfeksi Covid-19 mencapai 19 orang.

"Dari hasil swab PCR kedua kalinya yang dilakukan pada Senin, 11 Januari terhadap 10 orang tahanan di rutan cabang KPK di Gedung Merah Putih, saat ini ada lima orang tahanan yang juga terkonfirmasi positif Covid-19," ujar Ali dalam keterangan tulis, Rabu (13/1/2021).

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Dijaga Ketat di RSD Wisma Atlet

Lima tahanan KPK tersebut, kata Ali bakal dipindah ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta guna menjalani isolasi mendiri.

"Untuk itu, siang hari ini, 13 Januari 2021, kelima tahanan tersebut akan segera dipindahkan ke Wisma Atlet untuk menjalani perawatan dan isolasi mandiri," katanya.

Ali memastikan bahwa selama para tahanan berada di RS Darurat Wisma Atlet, pihaknya bakal melakukan penjagaan.

"Selama di Wisma Atlet tetap dilakukan penjagaan dari tim pengawal tahanan KPK dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat," pungkasnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini: