Rhenald Kasali soal GoTo PHK Karyawan Karena Resesi: Jangan Mencari Kambing Hitam!

Merdeka.com - Merdeka.com - GoTo dan Ruangguru mengklaim bahwa PHK yang mereka lakukan minggu lalu disebabkan oleh resesi ekonomi, yang juga disebut berdampak pada startup teknologi global. Namun, Rhenald Kasali, pakar ekonomi sekaligus guru besar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FE UI), meragukan alasan itu.

"Benarkah itu terjadi karena situasi ekonomi global yang berdampak buruk pada mereka? Saya kok ragu-ragu ya," ujar Rhenald dalam sebuah pernyataan di kanal YouTube pribadinya, Sabtu (19/11).

Berdasarkan pengamatan Rhenald, PHK GoTo yang berdampak kepada 1.300 karyawan itu justru diduga terjadi karena bakar duit yang berlebihan, sehingga tercipta persaingan di antara jenis usaha serupa.

Sedangkan Ruangguru, Rhenald mengatakan bahwa bisnis education technology semacam ini memang menguntungkan saat masa pandemi, dibutuhkan banyak orang. Namun, menurutnya bisnis mereka kurang sustain atau kurang berkelanjutan.

"Bayangkan, siapa yang mau kursus dan kemudian berkelanjutan, memanfaatkan kartu Prakerja pada masa itu. Sekarang kita lihat kursus-kursus gratisan ada di mana-mana," kata Rhenald.

Karena itu, ia mengatakan bahwa kondisi ini merupakan persoalan modal dan kecocokan bisnis, dimana sekarang Indonesia sedang memasuki situasi Online to Offline (O2O). Saat ini pun hadir Kampus Merdeka yang tidak hanya menilai mahasiswa dan pelajar berdasarkan pemahaman teori, tetapi juga praktik langsung di Industri.

Rhenald mengingatkan bahwa resesi tidak selalu berdampak pada semua bangsa di seluruh dunia serta menyarankan para pengusaha untuk tidak mencari kambing hitam dan segera membuka laporan keuangan.

"Jangan mencari kambing hitam, barangkali kita sendiri yang mismanagement. Buka laporan keuangan Anda, jelaskan dengan sebaik-baiknya. Jangan-jangan Anda bakar duitnya memang berlebihan," kata Rhenald.

Reporter magang: Dinda Khansa Berlian [faz]