RI dan Singapura Jadi Tujuan Investasi Teknologi Tertinggi di ASEAN

Merdeka.com - Merdeka.com - Laporan e-Conomy SEA menyatakan Indonesia dan Singapura masih menjadi tujuan utama investasi teratas di Asia Tenggara. Tahun ini saja, Indonesia menarik 25 persen dari total nilai pendanaan swasta di kawasan ini.

Deputy Head, Technology & Consumer and Southeast Asia, Temasek, Fock Wai Hoong mengatakan Indonesia tetap menjadi magnet bagi para investor karen memiliki fundamental yang kuat.

"Ekonomi digital Indonesia akan terus menarik minat investasi karena fundamentalnya yang kuat, seperti memiliki basis pengguna yang sangat aktif dalam jumlah besar dan ekosistem startup teknologi yang dinamis," kata Fock Wai Hoong dalam konferensi pers virtual, Jakarta, Selasa (8/11).

Bahkan dalam jangka panjang, Indonesia bersama Vietnam dan Filipina tetap menarik bagi investor. Hanya saja, adanya hambatan ekonomi makro, nilai transaksi pada Semester I-2022 turun USD 2 miliar akibat adanya kekhawatiran seputar profitabilitas dan valuasi.

Sebagai informasi, layanan keuangan digital (terutama yang berfokus pada pembayaran B2B dan layanan pinjaman) telah menggantikan sektor e-commerce sebagai sektor investasi teratas. Di semester I-2022, nilai investasinya telah mencapai USD 1,5 miliar.

Di seluruh Asia Tenggara, termasuk Indonesia, lebih dari 80 persen Pemodal Ventura (VC) ingin lebih berfokus pada sektor-sektor baru. Semisal teknologi kesehatan (health tech), SaaS, dan Web 3.0. Sementara sektor teknologi pendidikan (ed tech) mengalami penurunan pasca-pandemi seiring dibukanya kembali sekolah-sekolah.

Dalam hal ini, Wai Hoong mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan sektor bisnis, pemerintah, dan masyarakat untuk menjadi jembatan pertumbuhan yang berkelanjutan. Sehingga tercapai inklusi ekonomi digital bagi setiap masyarakat di Asia Tenggara.

"Temasek berkomitmen untuk menggunakan modal katalis kami untuk memacu pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif dalam ekonomi digital Asia Tenggara sehingga setiap generasi dapat mencapai kesejahteraan," kata dia. [azz]