RI-Jepang Sepakat Kerja Sama Peningkatan SDM

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan kehormatan Presiden Japan-Indonesia Association, Fukuda Yasuo, di Salon Room, Imperial Hotel, Tokyo, Jepang. Fukuda Yasuo merupakan mantan perdana menteri Jepang.

"Terima kasih telah meluangkan waktu di tengah jadwal yang sangat padat. Saya senang Yang Mulia sehat," ujar Fukuda Yasuo di awal perbincangan, dikutip dari siaran pers Sekretariat Presiden, Rabu.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang mendampingi Jokowi mengatakan, bahwa dalam perbincangan tersebut dibahas soal peran Indonesia di kancah internasional. Khususnya, peran Indonesia sebagai pemegang keketuaan ASEAN pada tahun depan.

"(Pertemuan) mengangkat isu tahun depan Indonesia akan memegang keketuaan ASEAN dan Jepang memegang keketuaan G7," jelas Airlangga.

Dalam pertemuan ini, Fukuda Yasuo mengangkat soal kerja sama sumber daya manusia (SDM). Dia menyinggung Universitas Darma Persada yang menjadi bagian kerja sama SDM Jepang-Indonesia. "Tadi diingatkan oleh Fukuda Yasuo terkait dengan keberadaan Universitas Darma Persada yang menjadi salah satu bagian dari kerja sama SDM Jepang dengan Indonesia," kata Airlangga.

Dalam kunjungannya ke Jepang, Jokowi juga menerima kunjungan kehormatan Ketua Japan-Indonesia Parliamentary Friendship League Nikai Toshihiro di tempat yang sama. Kedua pihak membahas soal peran Jepang dan Indonesia di dunia internasional pada tahun depan.

"Presiden menjelaskan kerja sama yang sudah lama dan mengangkat isu terkait dengan tahun depan Indonesia akan memegang keketuaan ASEAN dan Jepang memegang keketuaan G7," tutur Airlangga.

Dia menjelaskan, pada tahun 2023 Indonesia dan Jepang juga akan memperingati 65 tahun hubungan diplomasi dan 50 tahun hubungan ASEAN-Jepang yang dilakukan di Jepang. Saat itu, akan dikeluarkan semacam visi 50 tahun ke depan ASEAN dan Jepang.

"Tentunya dengan keketuaan Bapak Presiden Jokowi tentu kepentingan untuk ekonomi ke depan dan kerja sama strategis ke depan menjadi penting. Karena sesuai dengan apa yang pernah didorong oleh mantan Perdana Menteri Shinzo Abe bahwa Jepang adalah kemitraan strategis Indonesia," tandasnya.

Reporter: Lizsa Egeham

Sumber: Liputan6.com [azz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel