RI-Rusia Perkuat Kerjasama Kesehatan, Pengadaan Vaksin COVID-19 Jadi Prioritas

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Penguatan kerja sama kesehatan tetap menjadi sorotan utama dalam pertemuan bilateral maupun multilateral yang Indonesia lakukan. Saat ini dengan Rusia.

Indonesia dan Rusia tengah berupaya mengatasi bersama pandemi COVID-19. Salah satunya dengan berencana vaksinasi COVID-19.

Untuk mengintensifkan hubungan kedua negara, sudah tandatangani Plan of Consultation (Rencana Konsultasi) antara dua Kementerian Luar Negeri kita untuk periode 2021-2023.

"Dalam pertemuan itu kami membahas bagaimana kami memperkuat kerja sama dijangka pendek dan dalam jangka panjang. Dalam jangka pendek, tentunya masalah pengadaan vaksin (COVID-19), terapeutik dan diagnostik tetap menjadi prioritas," ujar Menlu Retno dalam Press Briefing virtual, Selasa (6/7/2021).

Menurut Menlu Retno, Rusia menyampaikan komitmennya untuk memperkuat jangka pendek kerja sama. Semua kerja sama akan sesuai dengan panduan dari kedua negara juga otoritas kesehatan serta WHO.

Sejak awal pandemi, Indonesia dan Rusia telah bekerja erat untuk mengatasinya. Presiden Joko Widodo dan Presiden Vladimir Putin melakukan telepon percakapan pada Maret 2020 tentang kerja sama untuk menangani pandemi. Rusia juga menyumbangkan obat anti-virus dan peralatan medis ke Indonesia pada tahap awal wabah COVID-19.

Kerjasama ini akan diperkuat melalui MoU Kerjasama Kesehatan kedua negara yang sedang difinalisasi saat ini.

MoU ini akan menjadi landasan kerjasama kesehatan di media dan jangka panjang termasuk rencana untuk bersama-sama memproduksi vaksin antara Indonesia dan Rusia.

Menlu RI-Rusia Terus Godok Rencana Kunjungan Presiden Vladimir Putin Ke Indonesia

Menlu Rusia Sergey Lavrov dan Menlu RI Retno Marsudi dalam press briefing Selasa (6/7/2021). (Screenshot/Liputan6.com)
Menlu Rusia Sergey Lavrov dan Menlu RI Retno Marsudi dalam press briefing Selasa (6/7/2021). (Screenshot/Liputan6.com)

Menteri Luar Negeri (Menlu RI) Retno Marsudi juga mengatakan, terus menggodok rencana kunjungan Presiden Vladimir Putin ke Indonesia. Hal itu disampaikan saat kunjungan Menlu Rusia Sergey Lavrov.

"Kami terus membahas persiapan usulan Presiden Putin berkunjung ke Indonesia, sambil menunggu waktu yang tepat untuk melakukan kunjungan. Kami berharap selama kunjungan Presiden Putin, kedua negara dapat menandatangani Perjanjian Kemitraan Strategis antara Indonesia dan Rusia," kata Menlu Retno Marsudi.

Kunjungan Menlu Lavrov ini merupakan bagian dari rangkaian lawatannya ke negara-negara di kawasan. Selain itu, sore ini Menlu Rusia dan Menlu RI akan menjadi ketua bersama Special ASEAN-Russia Foreign Ministers’ Meeting.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel