RI Sudah Punya Jalan Tol 2.436 Km, PUPR Bakal Terapkan Sistem Cerdas

·Bacaan 2 menit

VIVA – Pemerintah akan menerapkan sistem jalan tol yang cerdas atau Intelligent Toll Road System (ITRS) karena jalanan tol yang dioperasikan sudah sangat panjang di Indonesia, yakni mencapai 2.346 km.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan dengan ruas tol yang sepanjang itu, maka akan sulit dikelola dengan metode konvensional.

Apalagi, dia melanjutkan, 2.346 km jalan tol yang dioperasikan tersebut dikelola oleh dioperasikan 40 badan usaha jalan tol (BUJT) dan kesemuanya meliputi 60 ruas jalan tol di seluruh Indonesia.

"Ini tidak mungkin kita me-manage ini manual. Ini semua pasti harus didengar, tol-tol mungkin nanti yang ada di intelligent toll road system ini," tegas dia dalam diskusi virtual, Kamis, 29 Juli 2021.

Baca juga: Harga Emas Hari Ini 29 Juli 2021: Global dan Antam Bersinar

Dengan semakin banyaknya ruas tol yang beroperasi, tantangan yang muncul berikutnya, menurut Basuki adalah manajemen lalulintas jalan tol yang pasti akan semakin kompleks.

Apalagi, jumlah transaksi pembayaran non tunai di jalanan tol sudah menembus 1,3 miliar dengan nilai hingga Rp22 triliun. Karena itu, dia menekankan perlu adanya penerapan fitur toll road 4.0.

"Mungkin ini adalah yang mendominasi pembayaran non tunai Indonesia melalui transaksi di jalan tol untuk 40 badan usaha jalan tol, pasti membutuhkan sistem yang perlu kita siapkan dengan baik," ujarnya.

Melalui penerapan intelligent toll road system ini, Basuki menekankan, akan digunakan berbagai teknologi seperti multilane free flow hingga sistem pemantauan kendaraan overdimension-overload (ODOL).

"Intelligent tol road system atau toll road 4.0 akan menjadi fitur pengoperasian jalan tol di masa depan dan akan diawali dengan implementasi sistem transaksi nir sentuh dan teknologi pemantauan kendaraan berat ke depan," tegasnya.

Meski Indonesia sudah tertinggal dari negara-negara lainnya dalam penerapan ITRS ini, Basuki mengatakan, pemerintah tidak akan hanya berdiam diri namun akan mendorong adanya inovasi penerapan teknologi di jalan tol.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel