RI terima bantuan penanganan COVID dari sejumlah perusahana swasta

·Bacaan 1 menit

Pemerintah Indonesia menerima bantuan penanganan COVID-19 dari sejumlah perusahaan swasta yaitu Hongkong CBL Limited, LX International, PT Indonesia Weda Bay Industrial Park, PT Dexin Steel Indonesia, dan TVS Motor Company.

Bantuan tersebut terima oleh Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) di Kamadjaja KLOG Park Cibitung, Bekasi, Jumat (30/7).

"Atas nama Pak Menko (Luhut Pandjaitan), kami mengucapkan terima kasih dan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas donasi yang telah diberikan," kata Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Tranportasi Kemenko Marves Ayodhia Kalake.

Ia menjelaskan bantuan yang diberikan diharapkan akan dapat menolong pasien yang sangat membutuhkan yang tersebar di berbagai lokasi.

"Kebutuhan oksigen medis saat ini lima kali lebih banyak dari saat keadaan normal," lanjutnya.

Sejauh ini, bantuan yang diberikan telah didistribusikan kepada rumah sakit dan klinik yang menjadi prioritas di seluruh wilayah Indonesia, terutama alat kesehatan oxygen concentrator (oksigen konsentrator).

Alat tersebut diakui telah mampu menyelamatkan banyak nyawa, terlebih proses distribusi maupun penggunaannya dapat dilakukan lebih cepat dibanding tabung oksigen pada umumnya.

Alat kesehatan ini pun akan didatangkan kembali minggu depan. Bersama Kementerian Kesehatan serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kemenko Marves akan membantu mendistribusikannya ke penerima yang membutuhkan.

Selain itu, Kemenko Marves pun berharap pada masa mendatang akan lebih banyak alat kesehatan dan obat-obatan yang diproduksi sendiri di Indonesia.

Baca juga: Dompet digital DANA beri bantuan alat kesehatan untuk Kota Bogor
Baca juga: Luhut apresiasi Hyundai bangun fasilitas produksi oksigen di Indonesia
Baca juga: Polda Lampung salurkan 100 ton beras buat masyarakat terdampak PPKM

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel