Rian Bunuh Korbannya di Hotel yang Sama, Hanya Beda Kamar

Syahrul Ansyari, Muhammad AR (Bogor)
·Bacaan 1 menit

VIVA - Lokasi pembunuhan dua wanita oleh Muhamad Rian ternyata di hotel atau penginapan yang sama. Dua korban dieksekusi dengan cara dicekik di kamar berbeda lalu jasadnya dimasukan ke dalam tas gunung.

"(Korban dibunuh) di sebuah penginapan di daerah Puncak dua-duanya (Diska Putri dan Elya Lisnawati)," kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo.

Krolonogi pembunuhan sendiri, korban pertama, Diska Putri, 17 tahun, dibunuh dengan cara dicekik lalu jasadnya dimasukan ke dalam plastik pada Rabu malam 24 Februari 2021. Jasad Diska ditemukan di Jalan Raya Cilebut, Kota Bogor, yang ditemukan pada Kamis pagi, 25 Februari 2021.

Sementara korban kedua, Elya Lisnawati dibunuh dengan cara yang sama pada Rabu malam, 9 Maret 2021. Kemudian jasad Elya di temukan Jalan Gunung Geulis, Desa Pasir Angin, Kecamatan Megamendung, Puncak, Kabupaten Bogor, pada Kamis pagi 10 Maret 2021.

Baca juga: Polisi Sebut Rian Si Pembunuh Berantai Menikmati saat Habisi Korban

Menurut pengakuan tersangka, kata Susatyo, di hotel tersebut pelaku melakukan pembunuhan di kamar yang berbeda. Bukti itu diperoleh dari rekaman CCTV di mana pelaku mendatangi lokasi bersama kedua korbannya.

"Di tempat yang sama (pembunuhan) hanya berbeda kamar," katanya.

Meski polisi tak menyebut lokasi, namun hasil penelusuran VIVA, lokasi hotel ini berada di kawasan Cisarua Puncak Bogor, bernama Wisma Amanah.

Atas pembunuhan ini, kepolisian akan memeriksa kejiwaan pelaku terkait adanya kemungkinan tindakan seorang psikopat.

"Terkait dengan kejiwaan tentunya kami harus melakukan pemeriksaan secara saintifik untuk dibawa pemeriksaan kejiwaan maupun kepribadiannya," katanya.

Susatyo menambahkan berdasarkan hasil interogasi, tersangka tidak jera setelah melakukan pembunuhan yang pertama. Dia mengatakan pelaku menikmati ketika menghabisi nyawa korban yang kedua.

"Melalui pengumuman ini kami berhasil menangkap agar tidak lagi jatuh korban-korban berikutnya," kata Susatyo.