Rian D’Masiv Mengaku Tak Tega Perkarakan Orang yang Menudingnya Melakukan Pelecehan

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Nama Rian D’Masiv sempat dituding melakukan pelecehan. Vokalis D’Masiv ini pun telah melaporkan atas pencemaran nama baik itu. Sampai saat ini kasusnya masih berproses di Polda Metro Jaya.

Diakui oleh Rian D’Masiv, dirinya juga sudah menempuh langkah mediasi, namun semua itu ternyata tidak diindahkan.

“Kasus sebenernya masih dalam proses, karena kalau mau cerita lagi, aku sempat ajak mediasi di tempat paling aman di Polda Metro kan nggak datang, akhirnya aku buat laporan karena sudah sangat mengganggu,” tutur pemilik nama Rian Ekky Pradipta, seperti dilihat dalam program Rumpi, baru-baru ini.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Menghilang

Rian DMasiv (Daniel Kampua/Fimela.com)
Rian DMasiv (Daniel Kampua/Fimela.com)

Menurut Rian D’Masiv kasus tudingan pelecehan ini memang sempat menghilang saat dirinya menempuh langkah hukum. Rian pun menyatakan bahwa tudingan itu hanya omong kosong yang tak benar.

“Aku kan juga nggak pernah aneh-aneh selama ini, dan emang itu juga nggak bener juga,” ucapnya.

Tak Tega

Rian Ekky Pradipta alias Rian D'Masiv. (Foto: Instagram @rianekkypradipta)
Rian Ekky Pradipta alias Rian D'Masiv. (Foto: Instagram @rianekkypradipta)

Rian sendiri mengaku kenal dengan pihak yang ia laporkan. Meski sudah menempuh jalur hukum, Rian pada akhirnya tak tega memenjarakan pihak terlapor.

“Tahu, kenal. Makanya Aku juga nggak mungkin tiba-tiba menjarain juga, karena aku kan juga punya perikemanusiaan," bebernya.

Tak Mau

Seiring meredanya tudingan itu, Rian mengatakan dirinya tak mau menanggapi serius kasus tersebut. Ia pun mengaku santai sebetulnya menghadapi kasus ini.

“Aku sih nyantai cuman karena keluarga sih. Kayak orangtua, aku sih karena nggak melakukan apa-apa ya nyantai aja,” pungkasnya.

Sebelumnya, Rian D'Masiv dituding melakukan pelecehan seksual. Hal itu berawal dari kicauan di akun Twitter milik mendiang Denny Sakrie. Akun tersebut dioperasikan oleh salah satu anggota keluarga, dan telah menuduhnya melakukan pelecehan seksual terhadap anak mendiang pengamat musik itu.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel