Riau Ega tersingkir di babak kedua, wakil panahan Indonesia habis

·Bacaan 2 menit

Pemanah Indonesia Riau Ega Agatha Salsabilla tersingkir di babak kedua 32 besar nomor recurve perorangan putra Olimpiade 2020 Tokyo di Yumenoshina Park Archery Field, Kamis, sehingga wakil panahan Merah Putih di pesta olahraga empat tahunan itu pun habis.

Riau Ega, yang menang 7-1 atas wakil Australia David Barnes pada babak pertama, kini dipaksa menyerah dengan skor 5-6 (19-28, 28-28, 30-27, 26-27, 28-24, 8-9) atas wakil Amerika Serikat Wukie Jacob pada babak kedua, demikian catatan resmi Olimpiade.

Riau Ega sejatinya sempat bersaing alot dengan Jacob. Meski hanya mencetak 19 poin di set pertama dan membuat dia tertinggal 0-2, namun atlet yang juga pernah tampil di Rio 2016 itu mampu menyamakan kedudukan jadi 3-3 pada set ketiga.

Baca juga: Faktor angin penyebab kekalahan tim panahan Indonesia di Tokyo
Baca juga: Profil Atlet Olimpiade: pemanah Riau Ega Agatha Salsabila

Set keempat berjalan lebih menegangkan ketika skor yang diraih Ega hanya selisih satu poin dari Jacob. Skor 26 membuat Ega kembali tertinggal 3-5.

Atlet berusia 29 tahun itu langsung membalasnya di set kelima dengan mencetak dua bidikan 10 dan satu bidikan 8 untuk kembali membuat kedudukan imbang 5-5.

Pertandingan pun berlanjut ke babak shoot-off di mana setiap pemanah melepaskan satu kali bidikan, dan pemanah yang mendapat poin terbaik berhak melaju ke babak selanjutnya.

Sayangnya, langkah Ega harus terhenti di babak 16 besar karena ia hanya mencetak 8 poin, sedangkan Jacob 9 poin.

Dengan kekalahan tersebut maka wakil panahan Indonesia di Olimpiade Tokyo pun habis. Arif Dwi Pangestu sudah tersingkir dua hari sebelumnya, sedangkan Diananda Chorunisa dan Alviyanto Bagas Prastyadi tersisih di laga yang berlangsung pagi tadi.

Baca juga: Diananda dan Bagas terhenti di babak pertama panahan Olimpiade Tokyo
Baca juga: Arif Dwi Pangestu terkecoh embusan angin kencang di Olimpiade Tokyo
Baca juga: Arif Dwi Pangestu tersisih di babak eliminasi Olimpiade Tokyo

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel