Ribuan Anggota Polres Ponorogo Tak Diperbolehkan Cuti Mudik

Laporan Wartawan Surya,Sudarmawan

TRIBUNNEWS.COM,PONOROGO - Sebanyak 1.026 anggota Polres Ponorogo tak diperbolehkan mengambil cuti masa lebaran 1434 Hijriyah hingga pengamanan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim yang bakal digelar 29 Agustus 2013 mendatang selesai.

Hal ini sebagai upaya dan bukti anggota Polres Ponorogo yang memiliki tugas utama sebagai pengayom masyarakat.

Tekat itulah yang mendorong semua satuan di markas Polres Ponorogo tidak memikirkan libur dan cuti lebaran sebelum masa pengamanan lebaran hingga Pilgub Jatim mendatang selesai.

Salah seorang anggota Polres Ponorogo, Aipda Budi Hariyanto yang tugas di Satuan Lantas Polres Ponorogo mengaku tugas menjadi nomor satu. Sedangkan masalah mudik dan berkumpul keluarga saat lebaran nomor ke sekian.

"Kalau mengikuti keinginan maunya lebaran bersama anak, istri, dan orangtua di kampung. Akan tetapi tugas sebagai polisi mengharuskan kami setiap hari dan setiap saat harus berada di lapangan melaksanakan pengamanan. Apalagi arus musim mudik dan balik jalanan harus lancar dan pengguna jalan harus merasa nyaman," terangnya kepada Surya, Selasa (6/8/2013).

Sedangkan Kabag Ops Polres Ponorogo, Kompol Eko Chondro menjelaskan tidak ada istilah cuti atau libur bagi anggota Polres Ponorogo sebelum akhir tugas operasi ketupat hingga Pam Pengamanan Pilgub Jatim selesai.

Menurutnya, sebanyak 1.026 anggota Polres Ponorogo tidak mengenal istilah cuti mulai digelar oprasi ketupat hingga Pam Pengamanan Pilgub mendatang.

"Mereka bisa mudik jika semua tugas pengamanan lebaran dan Pilgub selesai," paparnya.

Sementara Kapolres Ponorogo, AKBP Iwan Kurniawan dengan tegas mengaku tidak bakal memberikan cuti mudik atau liburan bagi anggotaya selama tugas maraton pengamannnya belum selesai.

"Semua anggota tidak akan ada kata cuti, sebelum dua angenda yakni Operasi ketupat dan Pam Pengamanan Pilgub selesai," pungkasnya.

Baca Juga:

Ribuan Anggota Polres Ponorogo Tak Diperbolehkan Cuti Mudik

Beban Listrik Selama Ramadan Bertambah

Masyarakat Silakan Nikmati 11 Menu Makanan di Balikota Semarang

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.