Ribuan Buruh Kota Tangerang Divaksinasi Pfizer dan Sinovac

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Ribuan buruh menyerbu halaman Kantor Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) untuk mendapat vaksinasi Covid-19. Vaksin yang diberikan kepada buruh dan keluarganya itu adalah jenis Pfizer dan Sinovac.

Sedari pagi, buruh dari berbagai perusahaan atau pabrik yang ada di Kota Tangerang, sudah mengantre untuk mendapatkan vaksin. Menurut DPK Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Tangerang Ismail, vaksinasi ini diselenggarakan selama dua hari di akhir pekan ini.

Agar menarik perhatian, setiap selesai vaksin, para buruh diberikan bingkisan menarik. Selain itu, ada doorprize hadiah total jutaan rupiah untuk buruh yang selesai disuntik vaksin.

"Iya, kita laksanakan selama dua hari, hari ini dan besok atau 6 sampai 7 November 2021. Sehingga kami harapkan semakin banyak buruh yang belum divaksinasi, bisa bergabung untuk segera divaksinasi," tutur Ismail, Sabtu (6/11/2021).

Bukan hanya untuk buruh atau pekerja, para keluarganya pun dipersilakan datang dan menerima vaksin Covid-19. Sehingga, semakin banyak warga Kota Tangerang yang divaksin, akan semakin cepat pula capaian herd imunity.

"Kita sediakan dua hari ini ada 2 ribu dosis. Jenisnya untuk dosis pertama dan kedua Pfizer dan dosis kedua Sinovac," ungkap Ismail.

Vaksinasi Diharap Semakin Banyak

Sementara itu, Asda I Kota Tangerang Moch Rakhmansyah mengharapkan, semakin banyak pengusaha yang mengadakan vaksinasi massal seperti ini.

"Total target 1.479.000 jiwa yang harus divaksinasi di Kota Tangerang. Saat ini yang sudah tervaksinasi dosis satu ada 1.341.000 warga, 900 ribu lainnya sudah dosis 2, jadi baru 97 persenan. Jadi kalau ada vaksinasi massal gini, menambah percepatan capaian target," ujar dia.

Jangan Jenuh 6M Meski Sudah Vaksinasi

Infografis Jangan Jenuh 6M Meski Sudah Vaksinasi (Liputan6.com/Niman)
Infografis Jangan Jenuh 6M Meski Sudah Vaksinasi (Liputan6.com/Niman)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel