Ribuan Buruh Minyak BOB-BSP Riau Mogok Kerja

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Merdeka.com
    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    MERDEKA.COM. Kementerian Perdagangan mengklaim industri fesyen muslim Indonesia saat ini paling ternama di dunia. Industri sejenis di Malaysia, negara muslim terdekat, dinilai belum mampu menyaingi. …

Pekanbaru (Antara) - Sekitar 1.200 buruh mitra kerja perusahaan minyak Badan Operasi Bersama PT Bumi Siak Pusako (PT BOB-BSP) melakukan mogok kerja di beberapa area kerja di Provinsi Riau, Selasa.

"Mogok kerja ini karena perusahaan tidak menepati janji untuk pembayaran kenaikan gaji kepada pekerja mitra kerja sesuai kesepakatan dan peraturan yang berlaku," kata Supendi, salah seorang pekerja ketika dihubungi Antara dari Pekanbaru.

Mogok kerja berlangsung sejak pukul 07.00 WIB. Ribuan mitra kerja yang melakukan aksi mogok kerja berada di tiga area kerja BOB-BSP, yakni area Zamrud, Pedada, dan Kasikan.

"Di area Pedada saja sudah ada sekitar 500 orang yang mogok kerja," katanya.

Ketua Serikat Buruh Cahaya Indonesia (SBCI) Riau Adermi menjelaskan aksi mogok kerja berjalan tertib dan damai, karena buruh tidak melakukan penggalangan massa.

"Ini bukan demonstrasi, tidak ada pengerahan ribuan buruh berkumpul di satu lokasi, tapi mereka sukarela dengan kesadaran sendiri mogok kerja. Itu adalah kekuatan kita," ujarnya.

Adermi menjelaskan bahwa aksi mogok kerja dilatarbelakangi tuntutan agar perusahaan menjalankan peraturan mengenai kenaikan Upah Minimun Sektor Provinsi (UMSP) buruh minyak dan gas bumi 2013 untuk Provinsi Riau, yang mengalami kenaikan sebesar Rp720 ribu per bulan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal tersebut juga sudah ditetapkan dalam Peraturan Gubernur No.24 Tahun 2013.

Adermi mengatakan bahwa hingga kini manajemen BOB-BSP belum penyesuaian kenaikan upah tersebut, termasuk juga membayarkan rapel (akumulasi) kenaikan upah yang berlaku sejak Januari tahun ini. Bahkan, ia mengatakan pihak manajemen justru mengingkari kesepakatan bersama yang menjanjikan pembayaran rapel upah sesuai UMSP dibayarkan pada 16 September.

"Kenyataannya semua nol besar. Dalam perundingan terakhir mereka tidak memberi kepastian kapan akan ada penyesuaian dan pembayaran. Karena itu buruh melakukan mogok kerja, karena mana kami bisa percaya lagi dengan manajemen," ujarnya.

PT Bumi Siak Pusako (BSP) merupakan perusahaan daerah di Provinsi Riau yang mengelola Blok CPP (Coastal Plain Pekanbaru) mulai 2002, setelah kawasan itu sebelumnya dikuasai PT Chevron Pasific Indonesia. BSP menggandeng PT Pertamina Hulu dengan membentuk Badan Operasi Bersama (BOB) untuk mengelola Blok CPP, dengan menandatangani Kontrak Kerja Sama (KKKS) pada 6 Agustus 2002.

Namun, produksi minyak ternyata terus turun dari tahun ke tahun, setelah sebelumnya sempat mencapai 34.000 barel per hari pada 2003. Perusahaan itu sekarang hanya mendapat target dari pemerintah sebesar 15.800 barel minyak per hari.

Meski demikian, berdasarkan data SKK Migas, produksi BOB-BSP sejak Januari sampai Maret, rata-rata terhitung hanya 14.869 barel per hari.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...