Ribuan Guru Honorer di Jateng Diangkat Jadi PPPK, Ganjar Minta Bikin Inovasi

Merdeka.com - Merdeka.com - Sebanyak 9.024 guru honorer di Jawa Tengah (Jateng) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 130 PPPK hadir secara luring dan 8.887 lewat daring.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berpesan kepada semua PPPK guru untuk memberikan inovasi dan kreasinya saat mulai bekerja nanti. Ganjar meminta mereka bekerja sesuai kondisi saat ini.

"Kata minta para guru untuk berinovasi dan berkreasi agar bisa sesuai dengan kondisi yang sekarang," kata Ganjar, Semarang, Selasa (7/6).

Ganjar menjelaskan, artinya para PPPK mesti mengejar kurikulum, metode, cara menyampaikan dan cara praktik dalam mengajar. Sehingga para murid diharapkan bisa mendapat ilmu segar sesuai kondisi zaman.

Di samping itu, Ganjar menyoroti kualitas pengajar dan fasilitas di SMK yang berpengaruh terhadap penyerapan lulusan ke industri kerja. Dia juga meminta para PPPK menyesuaikan kondisi tersebut.

"Terutama SMK ya karena di Jateng ini kan banyak kawasan industri ya, mereka harus bisa diserap. Ini yang sedang kita kreasi dengan para investor untuk proses pendampingan, sehingga bisa sesuai kebutuhan tenaga kerja dengan industri yang ada," tuturnya.

"Jadi anak-anak itu ketika lulus bisa diserap dan inilah peran-peran penting yang kita titipkan kepada mereka, termasuk yang di SMA dan di SLB, semua menyesuaikan," sambung Ganjar.

Adapun guru honorer yang diangkat menjadi PPPK berasal dari sekolah negeri dan swasta. Sebelumnya mereka telah dinyatakan lulus seleksi formasi PPPK se-Jateng. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel