Ribuan Jamaah Al Khidmah Kirim Fatihah untuk TK  

TEMPO.CO, Surabaya - Ribuan jemaah Al Khidmah Kota Surabaya mengirim doa dan Al Fatihah untuk almarhum Taufik Kiemas. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat dan suami mantan Presiden RI Megawati Sukarnoputri meninggal dunia di Singapura, Sabtu malam, 8 Juni 2013 kemarin. Politikus senior ini meninggal saat menjalani perawatan di Rumah Sakit General Singapura.

Doa buat tokoh nasional ini dipanjatkan dalam kegiatan zikir dan doa bersama di Taman Surya, di depan Kantor Wali Kota Surabaya, Minggu pagi, 9 Juni 2013. Acara itu sebenarnya digelar dalam rangka penutupan rangkaian acara peringatan Hari Jadi Kota Surabaya ke-720 pada 31 Mei 2013 lalu.

KH Marzuki Mustamar, Ketua PCNU Kota Malang, yang diundang Jamaah Khidmah untuk memberikan ceramah agama pagi ini secara spontan memimpin ribuan jemaah untuk berkirim Fatihah buat Taufik Kiemas. "Mari mengirimkan Fatihah buat H. Taufik Kiemas," kata Marzuki sebelum membuka ceramahnya.

Marzuki mendoakan semoga almarhum khusnul khotimah dan semua amal ibadahnya diterima di sisi Tuhan. Ajakan untuk mendoakan almarhum Taufik Kiemas itu langsung disambut ribuah jemaah. Marzuki sendiri yang langsung memimpin ritual doa untuk Taufik Kiemas.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tidak bisa menghadiri acara istighotsah tersebut karena tengah berada di Jakarta. Kegiatan ini dihadiri beberapa elemen organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, lembaga sosial masyarakat, perguruan tinggi serta dari pondok pesantren. Unsur Musyawarah Pimpinan Daerah dan Satuan Kerja Perangkat Dinas Pemerintah Kota Surabaya juga hadir dalam acara itu.

Rangkaian acara isthigotsah Minggu pagi hingga siang diawali dengan pembacaan Al-Quran, kemudian zikir dan tahlil, pembacaan maulid Nabi SAW, sambutan, serta ceramah.

Junaidi, salah satu pengurus Jemaah Al Khidmah, mengatakan jemaah ini tidak mengatasnamakan golongan dan partai politik. Jemaah Al Khidmah merupakan kelompok pengajian yang anggotanya ada di hampir seluruh daerah di Indonesia.

DAVID PRIYASIDHARTA

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah kandidat nama cawapres Jokowi yang beredar sekarang sudah sesuai dengan harapan Anda?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat