Ribuan Tentara China dan India Mendadak Mundur dari Area Perang

Bayu Adi Wicaksono

VIVA – Ketegangan di perbatasan China dan India di Ladakh tiba-tiba saja berubah. Ribuan tentara kedua negara yang sudah siap berperang tiba-tiba saja ditarik mundur dari lokasi sengketa.

Ribuan tentara kedua negara Selasa 9 Juni 2020 tiba-tiba mundur. Tentara China mundur 2 kilometer dari timur Ladakh sedangkan tentara India menarik mundur seluruh pasukan dan armada perangnya.

Kondisi ini cukup mengherankan sebab konfrontasi senjata sebenarnya sudah di depan mata, tentara kedua negara sudah siap perang. Bahkan peralatan perang seperti tank, artileri hingga pesawat tempur sudah tersedia di Ladakh.

Berdasarkan informasi yang dihimpun VIVA Militer dari kantor berita ANI, ternyata kedua negara sepakat menarik mundur seluruh pasukan sesuai pembicaraan damai yang telah disepakati antar petinggi militer kedua negara.

Dalam pembicaran itu, China sepakat menarik mundur pasukannya dari titik Patroli 14 di Lembah Galwan dan titik Patroli 15 di sekitar sumber air panas. Mereka mundur mundur sejauh 2 sampai 2,5 kilometer dari Ladakh Timur.

Konfrontasi senjata ini sebenarnya tak diharapkan oleh kedua negara, terbukti mereka masih melakukan pembicaraan damai dua hari lalu. Walaupun sudah pernah beberapa kali pertempuran.

Namun, konflik semakin memanas setelah Amerika Serikat ikut campur dan menyatakan mendukung India untuk berperang dengan China.

Namun, dengan kejadian ini dipastikan Amerika gigit jari karena gagal memancing konfrontasi senjata antar kedua negara itu. Untuk diketahui, memang Amerika dan China sedang dalam suhu hubungan terpanasnya setelah terjadinya pandemi Virus Corona atau COVID-19 dan kegagalan perjanjian senjata nuklir.

Baca: Mencekam, Rusia dan Suriah Bombardir Idlib Puluhan Orang Tewas