Ribuan warga Palangka Raya antusias ikuti pawai sambut 1 Muharam

Ribuan warga di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah antusias mengikuti pawai taaruf menyambut Tahun Baru Islam I Muharam 1444 Hijriah.

"Pada pawai menyambut Tahun Baru Islam hari ini, ada 376 kelompok yang mendaftarkan sebagai peserta," kata Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Palangka Raya Khemal Nasery di lokasi pawai, Jumat.

Peserta pawai sendiri terdiri dari RA/TK/TPA, SD, MI, MTs, SMP, SMA, MA dan SMK, Pondok Pesantren dan masyarakat umum seperti kelompok pengajian, Ormas Islam, BUMN serta OPD di lingkungan Pemkot Palangka Raya.

Dia mengatakan, jumlah orang pada masing-masing peserta yang mendaftar bervariasi. Namun pihaknya memperkirakan ribuan peserta hadir di acara yang sempat tidak terselenggara selama dua tahun akibat pandemi COVID-19.

Asumsinya, kata dia, ketika peserta tingkat Taman Kanak-kanak (TK) ada 10 siswa ditambah enam guru pendamping serta para orang tua yang mendampingi, maka dalam satu kelompok peserta itu ada 26 orang.

"Asumsi minimal itu tinggal kita kalikan 376 peserta. Padahal untuk peserta tingkat sekolah dan kelompok peserta dewasa ada yang pesertanya mencapai 50 orang dalam satu kelompok," katanya.

Menurut dia, antusias pada pawai itu tidak lepas dari kebijakan pemerintah yang memberikan kelonggaran warga dalam aktivitas. Selain itu juga bentuk kecintaan umat Islam dalam memperingati hari besar agamanya.

Acara yang terselenggara atas kerja sama PHBI Kota Palangka Raya, Pemkot Palangka Raya dan Kantor Kemenag Palangka Raya itu dilepas langsung oleh Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin.

Kepala Daerah termuda di Provinsi Kalimantan Tengah itu pun berharap pawai tersebut dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta kecintaan terhadap agama Islam.

"Kemudian juga semakin menggelorakan semangat Islam sebagai agama yang membawa rahmat, persatuan dan kesatuan bagi setiap insan," katanya.

Pantauan di lapangan, ribuan warga tampak antusias mengikuti pawai yang dimulai di sekitar Stadion Sanaman Mantikei Palangka Raya itu.

Meski acara baru dilaksanakan pukul 14.00 WIB, sebagian peserta mengaku telah tiba di lokasi mulai pukul 12.30 WIB.

Diantara masa tunggu itu, matahari cukup terik membuat sejumlah peserta terutama para anak-anak jenjang TK sederajat cukup kepanasan hingga keringat bercucuran membasahi pakaian yang dikenakan.

Menjelang pembukaan acara, tiba-tiba hujan mengguyur sekitar lokasi acara. Namun kondisi cuaca yang berubah cukup cepat itu tidak menyurutkan niat para peserta untuk memeriahkan acara menyambut Tahun Baru Islam di Kota Palangka Raya itu.

Hingga akhirnya, di bawah rintik-rintik hujan, Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin didampingi sejumlah penyelenggara menaikkan bendera sebagai tanda dimulainya pawai taaruf.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel