Ribut Barcelona dan Neymar Panas Lagi, Uang Penyebabnya

Satria Permana
·Bacaan 1 menit

VIVA – Hubungan Neymar dan Barcelona kembali panas. Penyebab awalnya, Barcelona menuntut Neymar mengembalikan uang sebesar €10 juta (setara Rp166 miliar) karena salah menghitung jumlah pajak.

Neymar merasa tak salah. Karena, memang itu merupakan kekeliruan dari manajemen Barcelona. Sebaliknya, karena masalah ini diungkit, pihak Neymar akhirnya bereaksi, membuka luka lama.

Pengacara Neymar meminta agar Barcelona membayar uang senilai €44 juta ke kliennya. Uang itu dianggap sebagai bonus yang selayaknya diterima Neymar setelah pindah ke Paris Saint-Germain pada 2017 lalu.

Sebenarnya sudah ada pembayaran yang dilakukan manajemen Barcelona. Tapi, jumlahnya tak besar dan urung dibayarkan Barcelona sampai akhirnya Neymar benar-benar berstatus pemain PSG.

Ini sebenarnya kasus lama, setelah adanya kesepakatan yang terjadi antara Neymar dengan Barcelona saat proses perpanjangan kontrak hingga 2021. Dalam salah satu pasal di kontrak baru Neymar, ada poin yang menyebutkan besaran bonus sebesar €26 juta.

Namun, bonus ini pada akhirnya tak kunjung dibayarkan oleh manajemen Barcelona kepada Neymar.