Richard Lee Ditahan Kasus Dugaan Akses Ilegal, dr Tirta Bandingkan dengan Pelaku Kabur Karantina

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Dokter kecantikan Richard Lee, untuk kedua kalinya ditahan di Rutan Polda Metro Jaya. Tak berbeda dengan sebelumnya, Richard kembali dianggap melakukan akses ilegal.

Kabar penahanan Richard Lee terdengar oleh dr Tirta. Melalui akun Instagram terverifikasi, Selasa (28/12/2021) ia buka suara.

Dr Tirta mengaku bingung dengan perkara hukum yang ada di Indonesia.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Ditangkap

dr. Richard Lee ditahan Polda Metro Jaya atas kasus akses ilegal. (Sumber: YouTube/dr. Richard Lee MARS)
dr. Richard Lee ditahan Polda Metro Jaya atas kasus akses ilegal. (Sumber: YouTube/dr. Richard Lee MARS)

Dalam feed Instagram, dr. Tirta menyebut bahwa hampir semua bisa diperkarakan.

"Edukasi kesehatan, nyebut nama produk?

Kena laporan

Akses ilegal ke medsos sendiri?

Ditangkep," ungkapnya.

Bebas

dr. Tirta (Foto: Instagram/@dr.tirta)
dr. Tirta (Foto: Instagram/@dr.tirta)

Dr. Tirta membandingkan dengan pelaku karantina yang hingga kini tidak ditahan.

"Kabur karantina?

Padahal berpotensi bawa mutasi baru?

Bebas," lanjutnya.

Lakukan Edukasi

Ditambahkan dr. Tirta bahwa seorang dokter memang bisa melakukan edukasi agar masyarakat terhindar dari produk yang salah.

"Edukasi jelas kami lakukn, sebagai rangkaian 2 hal : preventif dan promotif, daripada warga mendapatkan krim yg salah dan jadi alergi masif

Produk yg di kritik, harus memperbaiki produknya! Agar semakin aman," tulisnya sebagai keterangan.

Bahaya Mana?

Lagi-lagi, dr. Tirta membandingkan dokter yang memberikan edukasi produk abal-abal dengan pelaku kabur karantina.

"Kasus karantina kabur aja bebas karena sopan, dan dulu ga ditahan juga pas mau sidang

Bener begitu kah ndan? Lebh bahaya akses ilegal ke medsos ya? Daripada kabur karantina?

Maturnuwun bapak polisi semua 鉂わ笍馃グJangan baper ya kalo dikritik," bebernya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel