Ricuh Peziarah Paksa Masuk, Pengamanan TPU Tegal Alur Ditambah

·Bacaan 1 menit

VIVA – Jumlah personel Kepolisian di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat, ditambah setelah kericuhan peziarah yang memaksa masuk ke sana. Mereka akan membantu pengamanan.

"Untuk backup pasukan pengamanan yang ada di TPU Tegal Alur di semua titik, jadi biar anggota tahu tugasnya dari pagi sampai sore," kata Wakapolres Metro Jakarta Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi Bismo Teguh Prakoso kepada wartawan, Jumat 14 Mei 2021.

Terpisah, Kapolsek Kalideres Komisaris Polisi Slamet Riyadi menambahkan bahwa dalam pengamanan ini pihaknya mengedepankan upaya persuasif. Anggota diminta memberi pemahaman kepada peziarah kalau pelaksanaan ziarah kubur dilarang pada 12-16 Mei 2021.

Baca juga: Penumpang KRL Menumpuk, Menhub: KCI Tidak Profesional

"Dikedepankan persuasif jangan sampai ada kegaduhan atau keributan akibat dari kata-kata kita yang mungkin kurang pas. Kita imbau karena ini pemakaman COVID di DKI, tentu peziarah bukan hanya dari wilayah Jakbar tapi dari seluruh DKI," kata Slamet menambahkan.

Sebelumnya diberitakan, kericuhan sempat terjadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Jakarta Barat. Ini terjadi sebagai buntut peziarah memaksa masuk pada hari lebaran kedua Idul Fitri 1442 H, Jumat 14 Mei 2021.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Barat, Tamo Sijabat membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Iya benar (Tadi sempat ricuh)," ujar dia kepada wartawan, Jumat 14 Mei 2021.