Ridho Sempat Pakai Rompi Saat Hadapi PSS, Ini Penjelasan Madura United

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Bandung - Madura United menjadi bahan perbincangan setelah sukses menang 2-1 atas PSS Sleman di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Selasa (23/3/2021). Tapi, ini bukan terkait keberhasilan mengamankan tiga poin di laga Grup C Piala Menpora 2021.

Perbincangan itu muncul lantaran penjaga gawang Madura United, Muhammad Ridho, memakai rompi berwarna merah muda saat tampil di bawah mistar gawang timnya. Akhirnya hal tersebut menjadi bahan olok-olok dari warganet.

Penyebab Ridho memakai rompi itu sebenarnya mudah ditebak. Alasannya, Ridho memakai kostum berwarna hijau, persis seperti kostum yang digunakan oleh pemain PSS Sleman. Sesuai regulasi, warna kostum penjaga gawang tidak boleh sama dengan tim sendiri maupun lawan.

Masalahnya, pembahasan warna jersey untuk pertandingan ini seharusnya sudah dibahas dalam match coordination meeting (MCM) yang digelar sehari sebelum pertandingan. Manajer Madura United, Rahmad Darmawan, pun menerangkan peristiwa tersebut.

Madura United, yang secara administratif menjadi tim tuan rumah, punya keuntungan dengan memakai jersey utama. Sementara PSS Sleman, yang menjadi tim tamu, biasanya diminta memakai jersey tandang.

"Ketika bertanding baru tahu kalau jersey tamu sama dengan penjaga gawang kami sebagai tim tuan rumah. Kami tidak membawa warna lain, tapi babak pertama kami mengalah agar pertandingan berjalan sesuai jadwal. Babak kedua kami menggunakan jersey yang baru sampai diambil dari hotel," ucap pelatih yang karib disapa RD itu.

Madura United bukannya tidak membawa jersey cadangan atau alternatif warna untuk melakoni Grup C Piala Menpora 2021 di Bandung ini. Namun, jersey cadangan itu tertinggal di hotel, sementara para pemain sudah di stadion dan pertandingan akan digelar.

Berganti Jersey di Babak Kedua dan Menang

Saat babak kedua Ridho sudah tidak lagi menggunakan rompi. Ia tampil memakai jersey kiper Madura United yang berwarna kuning. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Saat babak kedua Ridho sudah tidak lagi menggunakan rompi. Ia tampil memakai jersey kiper Madura United yang berwarna kuning. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Ridho kemudian berganti kostum dengan warna kuning pada babak kedua. Itu terjadi setelah pihak ofisial klub mengambilnya ke hotel agar Ridho tidak lagi memakai rompi pada paruh kedua. Hal ini pula yang tidak dibahas oleh warganet.

"Saat manajer meeting disebutkan kiper Madura United menggunakan hijau. Tapi, kenapa hari ini lawan menggunakan hijau, kemudian saya juga pakai hijau. Saya heran sehingga mau tidak mau memakai rompi," ucap kiper asal Pekalongan itu.

"Kesalahan kami juga tidak ada plan B atau antisipasi, malah hanya membawa jersey yang hijau saja. Akhirnya, pada babak kedua saya mengganti jersey kiper warna kuning karena kitman kembali ke hotel dulu untuk mengambil jersey itu," lanjutnya.

Penampakan Ridho memakai rompi selama babak pertama memang cukup aneh dan tidak lazim. Sebab, rompi yang dipakainya itu biasa digunakan untuk latihan. Logo klub dan nomor punggung pun terpaksa tertutup rompi.

"Aneh, seraga seperti pemain cadangan, tapi di lapangan, serasa juga seperti kiper futsal yang sedang memainkan strategi powerplay. Alhamdulillah babak kedua ganti jersey dan tim bisa berbalik, tapi tetap saya harus introspeksi dan ke depan lebih baik lagi," ucap kiper berusia 30 tahun itu.

Uniknya Ridho kebobolan lewat gol tendangan bebas Irfan Jaya pada babak pertama, saat ia memakai rompi. Ia kemudian tampil lebih apik di babak kedua setelah berganti kostum berwarna kuning dan Madura United mencetak dua gol yang membalik kedudukan.

Apakah rompi itu memengaruhi performa Ridho sehingga memaksanya memungut bola tembakan Irfan Jaya dari dalam gawangnya?

Yuk Ikutan Kuis di Sini!

Video