Ridwan: Fathanah Menunjukkan Foto-foto Perempuan

TEMPO.CO, Jakarta - Ridwan Hakim, anak Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera Hilmi Aminuddin, mengaku mengenal Ahmad Fathanah. Namun, kata Ridwan, perkenalannya dengan tersangka kasus suap kuota impor daging sapi itu baru terjadi dua pekan sebelum Fathanah dicokok Komisi Pemberantasan Korupsi.

Berdasarkan dokumen yang dimiliki Tempo, awal perkenalan Ridwan dengan Fathanah terjadi di sebuah restoran. Ketika itu Fathanah tiba-tiba menghampiri dirinya dan mengatakan kenal serta pernah menghadiri pesta pernikahan Ridwan. »Setelah itu kami saling bertukar nomor telepon,” ucap dia.

Sejak pertemuan tersebut, Ridwan beberapa kali berhubungan melalui telepon dan bertemu dengan Fathanah di restoran di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan. Meski kerap bertemu, Ridwan mengaku tidak pernah membicarakan hal-hal spesifik dengan Fathanah.

»Kami hanya membicarakan hal-hal ringan. Kadang dia menunjukkan foto-foto perempuan, kadang membicarakan PKS. Namun dia tak pernah mengaku sebagai orang PKS,” ucap Ridwan. Bekas mahasiswa Nottingham University ini juga menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui tentang pengurusan penambahan kuota impor daging sapi PT Indoguna Utama.

Kasus suap impor daging sapi menggelinding setelah penyidik KPK menangkap Fathanah di Hotel Le Meridien, Jakarta, 29 Januari 2013, bersama barang bukti uang Rp 1 miliar. Uang itu diduga hendak diberikan kepada mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq yang akan melobi Menteri Pertanian Suswono. Setelah penangkapan Fathanah, KPK mencokok Direktur Indoguna Arya Abdi Effendy dan Juard Effendi, Direktur Utama Indoguna Elizabeth Liman, serta Luthfi.

EFRI RITONGA | NUR ALFIYAH

Topik terhangat:

PKS Vs KPK | E-KTP | Vitalia Sesha | Ahmad Fathanah | Perbudakan Buruh

Berita lainnya:

Bisnis Labora Sitorus Dimulai dari Miras Cap Tikus

Begini Kronologi Katon Bagaskara Terjatuh

PKS: Ada yang Mencari-cari Kesalahan Kami 

Di Prancis Ada Masjid Gay

 

 

Detail Berita

Penilaian:

KoranKoran MingguMajalahTempoCo
GunakanGunakanGunakanGunakan

Nilai:

PenilaiMediaNilaiPoint

Ridwan: Fathanah Suka Menunjukkan Foto-foto Perempuan

KORAN-Politik, Tuesday,21/May/2013 14:16:51

By: ucokritonga

JAKARTA – Ridwan Hakim, anak Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera Hilmi Aminuddin, mengaku mengenal Ahmad Fathanah. Namun, kata Ridwan, perkenalannya dengan tersangka kasus suap kuota impor daging sapi itu baru terjadi dua pekan sebelum Fathanah dicokok Komisi Pemberantasan Korupsi.

Berdasarkan dokumen yang dimiliki Tempo, awal perkenalan Ridwan dengan Fathanah terjadi di sebuah restoran. Ketika itu Fathanah tiba-tiba menghampiri dirinya dan mengatakan kenal serta pernah menghadiri pesta pernikahan Ridwan. »Setelah itu kami saling bertukar nomor telepon,” ucap dia.

Sejak pertemuan tersebut, Ridwan beberapa kali berhubungan melalui telepon dan bertemu dengan Fathanah di restoran di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan. Meski kerap bertemu, Ridwan mengaku tidak pernah membicarakan hal-hal spesifik dengan Fathanah.

»Kami hanya membicarakan hal-hal ringan. Kadang dia menunjukkan foto-foto perempuan, kadang membicarakan PKS. Namun dia tak pernah mengaku sebagai orang PKS,” ucap Ridwan. Bekas mahasiswa Nottingham University ini juga menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui tentang pengurusan penambahan kuota impor daging sapi PT Indoguna Utama.

Kasus suap impor daging sapi menggelinding setelah penyidik KPK menangkap Fathanah di Hotel Le Meridien, Jakarta, 29 Januari 2013, bersama barang bukti uang Rp 1 miliar. Uang itu diduga hendak diberikan kepada mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq yang akan melobi Menteri Pertanian Suswono. Setelah penangkapan Fathanah, KPK mencokok Direktur Indoguna Arya Abdi Effendy dan Juard Effendi, Direktur Utama Indoguna Elizabeth Liman, serta Luthfi.

EFRI RITONGA | NUR ALFIYAH

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.