Ridwan Kamil: Atas Nama Kemanusian, Kita Suplai Oksigen ke Jateng

·Bacaan 1 menit

VIVA – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memastikan, ketersediaan tabung oksigen untuk pasien COVID-19 saat ini berada dalam kondisi aman maka masyarakat tidak perlu merasa khawatir.

Tetapi yang menjadi masalah saat ini, kata gubernur, yaitu dinamika penggunaan oksigen masing-masing daerah di Jawa Barat yang berbeda-beda, berdampak pada ketersediaan tabung.

"Ketersediaan oksigen di Jawa Barat mencukupi. Yang menjadi tantangan itu adalah manajemen di distribusi. Sedang kita hitung lewat BUMD kalau bisa punya neraca manajeman oksigen dalam dua minggu ke depan," kata Ridwan Kamil, Kamis, 1 Juli 2021.

Baca juga: Wali Kota Malang Desak Jokowi Terapkan PPKM Darurat Skala Nasional

Bahkan, mantan Wali Kota Bandung itu mengungkapkan, ketersediaan tabung oksigen di Jawa Barat mampu memenuhi kebutuhan tabung ke provinsi lain.

"Yang parah itu Jawa Tengah karena sampai kita bantu. Kita sampaikan di rakor, atas nama kemanusiaan oksigennya kita suplai dari Jawa Barat," katanya.

Ridwan Kamil menerangkan, setiap daerah memiliki grafik penggunaan tabung oksigen berbeda. Salah satunya Kota Depok. "Kemarin Depok ada kedaruratan dikirim juga dari luar Depok," katanya.

"Secara umum penggunaan oksigen di bawah 30 persen mayoritas untuk industri, sehingga masih aman. Yang kurang itu manajemen sirkulasinya, secara nerasa suplai se-Jawa Barat lebih dari cukup tinggal kita atur bagaimana distribusinya," ujarnya.

Dia juga meminta masyarakat untuk tidak saling membeli. Apalagi yang isolasi mandiri karena saat ini yang diutamakan adalah rumah sakit.

"Yang isoman kalau bisa tidak berlomba membeli tabung oksigen, dahulukan dulu rumah sakit yang memang kajian dokter perlu tabung. Kalau isoman berasumsi sendiri untuk cadangan nanti menimbulkan kewalahan bagi rumah sakit yang darurat," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel