Ridwan Kamil: Banyak Warga Masih Terjebak, Korban Gempa Cianjur Diprediksi Bertambah

Merdeka.com - Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, korban jiwa akibat gempa yang terjadi di Kabupaten Cianjur sudah mencapai 56 orang ditambah sekitar 700 orang mengalami luka. Data itu diprediksi bisa bertambah karena masih banyak korban yang terjebak di dalam reruntuhan.

"Banyak sekali bangunan yang luluh lantak dan hancur. Berita per menit tadi, data meninggal dunia 56 orang, 700-an warga yang luka. Karena Masih banyak warga yang terperangkap di tempat kejadian kita asumsikan yang luka dan meninggal pun terus bertambah seiring waktu," kata dia di sela peninjauan ke lokasi bencana, Senin (21/11).

Saat ini, kegiatan kedaruratan, seperti menjahit luka korban atau penanganan medis lain terpaksa dilakukan di luar ruangan. Pertimbangannya, kondisi psikologis warga masih banyak yang ketakutan. Di sisi lain, hal itu untuk mengantisipasi gempa susulan.

"Karena situasi masih chaos, suasana masih dilanda ketakutan maka kegiatan kedaruratan dilakukan secara outdoor untuk mengantisipasi gempa susulan yang terjadi dua sampai tiga kali setelah kejadian," terang dia.

Diberitakan sebelumnya, gempa terjadi pada pukul 13.21 WIB di titik koordinat 6.84 LS, 107.05 BT, sebelah barat daya Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Efek gempa terasa di berbagai wilayah Bandung Raya, Sukabumi, Garut, Jakarta, hingga Tangerang. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. [yan]