Ridwan Kamil: Dua Minggu Ini, Jabar Satu-satunya Provinsi yang Tak Ada Zona Merah

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil atau akrab disapa Kang Emil ini mengatakan, kini wilayahnya sudah tidak ada lagi yang masuk dalam kategori zona merah Covid-19.

Hal ini disampaikannya seusai peninjauan Sentra Vaksinasi bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, di Kabupaten Bandung Barat, Minggu (22/8/2021).

"Terima kasih Pak Menteri (Menparekraf Sandiaga Uno). Kami berterima kasih, pak menteri dan jajaran sudah melakukan bela negara melebihi panggilan tugas karena semuanya urusan Covid-19. Darurat sudah lewat, dua minggu ini jabar satu satunya provinsi yang tidak ada zona merah, BOR 24 persen," kata dia.

Seperti dilansir dari Antara, dalam kesempatan itu, Kang Emil meminta langsung kepada Sandiaga Uno untuk membantu pihaknya untuk mengkonsolidasikan kepada pemerintah pusat mengamankan jatah vaksin 15 juta dosis per bulan untuk Jawa Barat.

"Dan saya titip Pak Menteri di level pemerintah pusat, tolong saling ingatkan, bahwa penduduk jabar 50 juta jiwa, suplai 15 juta dosis per bulan harus lancar biarkan teknis penyuntikan dan lain lain urusan di pemerintah daerah," ungkap dia.

Dia mengatakan dari total 13 juta dosis vaksin yang didistribusikan dari pemerintah pusat, percepatan vaksinasi terus berkembang, dari 50 ribu penyuntikan per hari menjadi 200 ribu per harinya. Kemudian jumlah ini diharapkan bisa bertambah hingga 400 ribu penyuntikan per hari untuk mencapai kekebalan kelompok pada Desember ini.

Perlahan Dibuka

Di sisi lain, Kang Emil juga menyampaikan, seiring angka Covid-19 menurun, maka perlahan tempat wisata akan dibuka.

"Batasin dulu kapasitas 25 persen, cek dulu pengunjungnya. Kalau evaluasinya bagus, nanti dinaikkan kapasitas. Namun tetap, sukseskan dulu PPKM ini, sebuah pengorbanan dari warga. Sambil dibuka juga pelan pelan, kami salurkan juga bansos tunai kepada puluhan ribu pelaku ekonomi kreatif di Jabar," kata dia.

Sementara, Sandiaga Uno menuturkan pentingnya vaksinasi untuk menangani pandemi Covid-19.

Ia mengatakan jika upaya pengendalian berjalan konstan, berdasarkan modeling yang disusun oleh ahli matematika dan epidemiolog, Indonesia akan pulih dari pandemi saat kuartal IV tahun 2021 seiring dengan penanganan Covid-19 yang konsisten. Dan kasus pun akan melandainya sampai akhir September.

Terkait 15 juta vaksin untuk Jabar per bulan, Sandiaga mengatakan akan melakukan konsolidasi dengan Kementerian Kesehatan. "Tadi targetnya 15 juta dosis per bulan akan kita amankan untuk Jabar,” kata dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel