Ridwan Kamil Izinkan Lockdown Desa atau Kelurahan Zona COVID-19

Mohammad Arief Hidayat, Adi Suparman (Bandung)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan pemberlakuan lockdown alias karantina wilayah bagi desa atau kelurahan berstatus zona merah COVID-19 ditetapkan oleh masing-masing kepala daerah di 27 kabupaten/kota.

"Yang melakukan PPKM skala mikro yang sifatnya menutup wilayah (lockdown), itu keputusannya besok dilakukan oleh SK bupati atau wali kota," ujar Ridwan Kamil di Markas Kodam III/Siliwangi Kota Bandung, Senin, 8 Februari 2021.

Dia memastikan desa atau kelurahan yang memberlakukan karantina wilayah akan mendapat bantuan sosial. Pemulihan warga yang berada di lokasi karantina wilayah akan tertangani berkaca pada penanganan kasus COVID-19 klaster Secapa AD yang menutup wilayah Hegarmanah.

Baca: Kenali Tujuh Gejala COVID-19 yang Berbeda dari Biasanya

Peta sebaran COVID-19 di daerah, katanya, tidak akan lagi mengacu pada data nasional yang kini belum normal. Pemerintah akan berpanduan pada data lokal yang diyakini lebih akurat dan lebih riil.

"Sehingga kita gunakan data lokal sehingga petanya bisa hadir besok mana desa yang [zona] merah, kuning maupun hijau," ujarnya.