Ridwan Kamil: Jawa Barat siap sambut pelaksanaan mudik Lebaran 2022

·Bacaan 2 menit

Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil menegaskan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat siap menyambut dan melaksanakan kelancaran arus mudik Lebaran 2022.

"Alhamdulillah di tanggal 22 April ini Jawa Barat sangat siap. Jawa Barat sangat siap untuk melaksanakan kelancaran mudik lebaran di Tahun 2022 ini," kata Ridwan Kamil seusai menjadi inspektur upacara Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2022 dalam Rangka Pengamanan ldul Fitri 1443 Hijriah pada masa pandemi COVID-19 di Jalan Diponegoro Kota Bandung, Jumat.

Baca juga: Tol Japek II Selatan dioperasikan fungsional dukung arus mudik - balik

Salah satu bentuk kesiapan Jawa Barat dalam menyambut arus mudik Lebaran 2022, kata Ridwan Kamil, ialah dengan digelarnya Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2022 yang akan dilaksanakan selama 12 hari.

"Kegiatan operasi ketupat ini kalau di Jawa namanya Operasi Ketupat Lodaya 2022. Ini akan berlangsung 12 hari dari sebelum lebaran sampai dengan setelah lebaran," kata dia.

Baca juga: Ganjar sebut Jateng siap hadapi mudik Lebaran 2022

Menurut dia, sekitar 30 ribuan personel yang terdiri dari Polri, TNI dan dinas terkait dari Pemprov Jabar disiagakan terkait arus mudik Lebaran 2022.

"Se-Jabar kurang lebih sekitar 30 ribuan. Kalau di Jawa Barat ya kemudian pos-pos pengamanan ada 330, itu dari Polri dan di luar Polri ada 150. Jadi kalau ditotal sekitar 480 pos sudah tersebar memang mayoritas di jalur-jalur mudik. Tapi juga di pos-pos tempat wisata dan lain-lain juga kita siapkan," kata dia.

Ridwan Kamil juga mengingatkan kepada pemudik terkait rencana penerapan satu arah di jalan tol dari Jakarta hingga Jawa Tengah pada tanggal 28 April 2022.

Baca juga: Kapolri ingatkan pandemi belum berakhir meski mudik boleh

"Kemudian dalam waktu dekat akan terjadi kenaikan signifikan arus lalu lintas, khususnya di jalur utara. Itulah Kenapa di tanggal 28, 29, 30 April akan ada penyatuan arahan dari arah Jakarta ke arah Cirebon dan Jawa Tengah," kata dia.

Sehingga, lanjut Ridwan Kamil, kendaraan yang rutin melewati jalan tol dari arah Bandung, Cirebon ke arah Jakarta harus melalui jalur jalan biasa selama pemberlakuan satu arah.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel