Ridwan Kamil Klaim PSBB di Jabar Sukses Menekan Penyebaran COVID-19

Daurina Lestari

VIVA – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menilai penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di provinsinya berjalan dengan sukses. Diungkapkannya jumlah kasus COVID-19 di Jabar turun drastis. 

"PSBB di Jawa Barat membuahkan hasil, kalau pasien turun, tingkat kematian dari tujuh orang menjadi empat orang, jumlah yang dirawat di rumah sakit akhir bulan lalu dari 450 orang sekarang sudah 350 orang, turun 100," katanya dalam Indonesia Lawyers Club di TvOne, Selasa 12 Mei 2020.

Oleh karena itu, pihaknya pun berencana melakukan relaksasi PSBB sebagai jawaban darurat ekonomi. Dia menyatakan sejumlah daerah akan mulai diperbolehkan berkegiatan dengan menerapkan sejumlah protokol kesehatan.   

"Jabar akan melakukan relaksasi dalam satu atau dua minggu ke depan, sehingga akan ada daerah-daerah yang normal kembali, ada yang lanjut PSBB," katanya. 

Sebelumnya, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, menyatakan Provinsi Jabar telah memutuskan tidak akan memperpanjang PSBB. Sehingga, PSBB di Jabar hanya akan berlaku hingga 19 Mei 2020.

Sementara terkait bantuan sosial, Ridwan mengungkapkan di provinsi ada 40 persen penduduk Jabar membutuhkan subsidi pemerintah. Namun akibat COVID-19 sebanyak dua per tiga penduduk Jabar meminta bantuan. 

"Yang tadinya mensubsidi 9 juta jiwa sekarang kami harus mensubsidi 38 juta jiwa dari 50 juta jiwa," ungkapnya.