Ridwan Kamil: Lansia di 6 Wilayah Jadi Prioritas Vaksinasi COVID-19

Lis Yuliawati, Adi Suparman (Bandung)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan masyarakat kategori lanjut usia (lansia) mendapat perhatian khusus dalam vaksinasi tahap II vaksin COVID-19 Sinovac, untuk mempercepat upaya memutus mata rantai penularan virus corona atau COVID-19.

Ridwan Kamil menjelaskan, agar para lansia terkawal dengan baik dalam vaksinasi, pihaknya memprioritaskan Bandung raya yang meliputi Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat serta Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi (Bodebek).

"Khususnya lansia mendapat perhatian, kita melakukan di 6 wilayah yang kasusnya tertinggi jadi mayoritas di Bodebek dan Bandung raya didahulukan penyuntikan vaksin," ujar Ridwan Kamil, Selasa, 23 Februari 2021.

Diberitakan sebelumnya, 4,4 juta lansia di Jawa Barat dijadwalkan menjadi penerima vaksin COVID-19 dalam vaksinasi tahap II. Selain lansia, Tim Gugus Tugas COVID-19 menjadwalkan 2,1 juta petugas publik ikut disuntik dalam vaksinasi tahap II.

Pada vaksinasi tahap II, Jabar menerima jatah vaksin 127.061 vial dengan perkiraan dosis mencapai 1.270.606. Kelompok lansia 60-70 tahun mendapat prioritas utama untuk disuntik disusul petugas publik.

“Kalau memang boleh diizinkan jatah lansia di Jabar kita akan fokuskan di zona-zona merah lansia di Bodebek yang kasusnya selalu ranking satu, dua, tiga,” ujar Ridwan Kamil.

Menurutnya, sosialisasi meyakinkan lansia bahwa vaksin aman akan lebih masif. Bahkan, sosialisasi akan dilakukan dengan melihat demografi penduduk, entitas, dan agama.
"Kampanye pentingnya vaksin masih belum selesai. Saya meminta izin Pak Menkes, perlu kita melakukan kampanye berdasarkan demografi, ada berbasis etnisitas, dan juga agama,” ujarnya.