Ridwan Kamil Minta Mahfud Tanggung Jawab, Kenangan Terakhir ILC

Hardani Triyoga
·Bacaan 3 menit

VIVA – Nama Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mencuat dalam pemberitaan lantaran menyinggung Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD. Emil, sapaan akrabnya minta Mahfud ikut tanggung jawab soal kemunculan kerumunan massa pendukung Habib Rizieq Shihab.

Ucapan Emil itu jadi artikel terpopuler di laman utama dan kanal News VIVA.co.id pada Rabu, 16 Desember 2020. Eks Wali Kota Bandung itu menyampaikan Mahfud agar minta maaf usai jalani pemeriksaan di Polda Jawa Barat terkait kasus kerumunan di Megamendung, Kabupaten Bogor yang dihadiri Habib Rizieq Shihab.

Selanjutnya, ada artikel menyangkut pendiri Partai Gelora Fahri Hamzah yang punya cerita soal program terakhir Indonesia Lawyers Club (ILC) tvOne. Mantan kader PKS itu mengunggah foto amplop yang terdapat tanda tangan Presiden ILC, Karni Ilyas.

Deretan artikel terpopuler lainnya menyangkut Sekretaris Jenderal Habib Rizieq Shihab Center (HRS Center) yang dilaporkan ke polisi karena ceramah bermimpi bertemu dengan Rasulullah.

Masih terkait edisi terakhir ILC tvOne, pengamat sosial politik, Rocky Gerung juga punya pendapatnya. Rocky memang kerap kali hadir di ILC sebagai salah seorang pembicara yang kritis terhadap pemerintah.

Lalu, menyangkut Mahfud MD yang ikut mengomentari putusan Mahkamah Agung soal kasus Fahri Hamzah Vs Partai Keadilan Sejahtera. Mahfud menyampaikan pendapatnya lewat akun Twitternya, @mohmahfudmd dengan menyinggung memahami keadilan itu sulit.

Berikut lima artikel terpopuler di laman VIVA.co.id yang dirangkum dalam Round-up:

1. Ridwan Kamil Minta Mahfud MD Tanggung Jawab Kerumunan Habib Rizieq

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, meminta Menko Polhukam Mahfud MD agar bisa tanggung jawab menyangkut kasus kerumunan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Emil mengatakan demikian karena pernyataan Mahfud yang mengizinkan orang menjemput Habib Rizieq di Bandara Soetta, Banten, 10 November 2020 lalu jadi multitafsir.

"Saya beropini secara pribadi terhadap rentetan acara hari ini. Pertama menurut saya semua kekisruhan yang berlarut-larut ini dimulai sejak adanya statement dari Pak Mahfud di mana penjemputan HRS ini diizinkan," ujar Emil. Baca selengkapnya di sini.

2. ILC Terakhir, Fahri Minta Kenang-kenangan Karni Ilyas di Amplop

Kesedihan disampaikan politikus Fahri Hamzah lantaran program Indonesia Lawyers Club (ILC) tvOne disetop mulai pekan depan. Ia punya kenangan karena seringkali jadi pembicara di ILC.

Melalui cuitannya di Twitter, Fahri mengunggah kenangan tersebut tersebut pada Rabu pagi, 16 Desember 2020. Ia punya cara unik yaitu menggunggah foto amplop dari tvOne dengan tandatangan Karni Ilyas. Baca selengkapnya di sini.

3. Haikal Hassan Dipolisikan Politisi PSI karena Mimpi Bertemu Rasulullah

Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Haikal Hassan Baras dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena ceramah soal mimpi bertemu dengan Rasulullah. Laporan polisi itu tertuang pada nomor bukti laporan polisi TBL/7433/XII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ.

Pelapor dalam laporan polisi ini yakni Sekretaris Jenderal Forum Pejuang Islam, Husin Shihab. Ceramah Haikal dilakukan saat pemakaman lima anggota laskar FPI di Megamendung, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Baca selengkapnya di sini.

4. Rocky Gerung Sedih Indonesia Lawyers Club Disetop, Ini Katanya

Pengamat sosial politik Rocky Gerung ikut menanggapi berakhirnya program ILC di tvOne. Rocky memang jadi salah satu narasumber kubu oposisi yang sering hadir dalam program diskusi tersebut.

Bagi pria yang terkenal dengan jargon "No Rocky No Party" itu, program ILC sudah banyak memberikan pemahaman demokrasi kepada masyarakat. Baca selengkapnya di sini.

5. Mahfud MD Komentari Kasus Fahri-PKS, Fadli Zon Singgung Anggota FPI

Figur Menko Polhukam Mahfud MD dikenal aktif di dunia maya terutama melalui akun Twitternya, @mohmahfudmd. Baru-baru ini, ia mengomentari putusan Mahkamah Agung soal kasus Fahri Hamzah melawan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Mahfud menyinggung memahami keadilan itu sulit jika melihat putusan MA dalam perkara Fahri Vs PKS. Namun, tampaknya cuitan Mahfud dikomentari Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon. Baca selengkapnya di sini.