Ridwan Kamil Minta Pendukung Habib Rizieq Tidak ke Polres-polres Lagi

Ezra Sihite, Dede Idrus (Bandung)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ikut menanggapi maraknya massa pendukung Habib Rizieq Shihab yang mendatangi kantor polisi di setiap wilayah Jawa Barat. Pria yang akrab disapa Emil itu meminta kepada massa pendukung Habib Rizieq untuk menahan diri.

Diketahui, unjuk rasa yang dilakukan pendukung Habib Rizieq tersebut bertujuan untuk menuntut kepolisian agar membebaskan Imam Besar Front Pembela Islam itu. Peristiwa tersebut terjadi di Polres Ciamis, Polres Tasikmalaya, Polresta Bandung, Polres Cianjur, Polres Garut dan Polres Bekasi.

"Menyikapi maraknya massa pendukung HRS ke polres, saya imbau kita mengedepankan dialog penyampaian aspirasi secara damai. Saya imbau seluruh warga untuk menahan diri. Serahkan semua ke proses hukum. Gubernur Jabar pun hadir secara baik," ujar Ridwan Kamil di Mapolda Jabar, Bandung pada Rabu, 16 Desember 2020.

Emil mengatakan, kasus Habib Rizieq sudah ditangani Mabes Polri bukan lagi kewenangan polres. Sehingga, dia meminta kepada pendukung Habib Rizieq untuk mematuhi proses hukum.

"Mudah-mudahan itu bisa dipahami dan saya imbau jangan lagi mendatangi lagi polres ya, kita ikuti saja karena itu kewenangannya ada di pemerintah pusat, sudah ditarik ke Polri pusat. Kita ikuti dan kita yakini bahwa hukum lah yang akan menentukan keadilan secara proporsional," kata dia.

Ridwan Kamil hadir di Mapolda Jabar untuk memenuhi pemeriksaan terkait kasus kerumunan di Megamendung Kabupaten Bogor yang dihadiri Habib Rizieq Shihab. Pemeriksaan tersebut berlangsung kurang dari dua jam.

"Saya tidak terlalu lama, cuma 1,5 jam, itu karena hari ini hanya melengkapi sekitar 2-3 pertanyaan saja. Mayoritas pertanyaan sudah saya jawab selama tujuh jam di Bareskrim di Jakarta," ucapnya. (ase)