Ridwan Kamil Sebut Cuma 17 Tentara Secapa Positif Corona yang Dirawat

Mohammad Arief Hidayat, Adi Suparman (Bandung)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengimbau warga bermukim di sekitar kompleks Sekolah Calon Perwira TNI Angkatan Darat (Secapa) di Kelurahan Hegarmanah, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, agar tidak mengkhawatirkan potensi penyebaran COVID-19 dari klaster itu.

Ridwan merasa perlu mengingatkan itu menyusul 1.262 tentara calon perwira di Secapa yang positif terjangkit virus corona, namun tidak semua yang harus dirawat di rumah sakit.

"Masyarakat jangan terlalu khawatir. Justru satu titik, apalagi militer lebih disiplin dalam lokalisirnya, karantinanya, dan mayoritas OTG (Orang Tanpa Gejala), hanya 17 dari seribu sekian yang dirawat," ujarnya di Bandung, Jumat 10 Juli 2020.

Baca: Secapa TNI AD Jadi Sorotan, Satgas COVID-19 Temukan 1262 Positif COVID

Untuk mencegah penyebaran, isolasi akses dengan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) dan melarang orang dari luar mulai dari daerah Hegarmanah segera diberlakukan. Penanganan Klaster Secapa AD secara mandiri oleh TNI diprediksi akan berjalan maksimal dalam 14 hari.

"Kelihatannya penyembuhan 14 hari di Secapa bisa berlangsung cepat karena yang masuk ke lembaga pendidikan itu orang-orang sehat, kuat. Sembuhnya juga, dari pengalaman Sukabumi, hampir seratus persen," kata Gubernur.

Kewenangan Gugus Tugas COVID-19 Jawa Barat maupun Kota Bandung tidak menyentuh kompleks Secapa, melainkan menyisir sebaran di luar kompleks dengan tes massal dan pelacakan kontak.

Secapa TNI AD di Bandung menjadi sorotan. Menurut Data Tim Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan COVID-19, per 10 Juli, menunjukkan jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia kembali meledak, yaitu mencapai 2.657 pasien.

Dari total penambahan pasien positif itu, ternyata Secapa TNI AD di Bandung menjadi penyumbang terbanyak kasus positif COVID-19, yaitu 1.262 orang, terdiri dari peserta didik dan beberapa pelatih. Jumlah itu meledak dibandingkan dengan angka yang dirilis oleh Tim Satgas Penanggulangan COVID-19 Provinsi Jawa Barat kemarin, yaitu 200 pasien positif.