Ridwan Kamil Sebut Pelanggar PPKM Darurat di Jabar Capai 7.700

·Bacaan 1 menit

VIVA – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengungkapkan adanya pelanggaran dari level pribadi hingga perusahaan pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat sejak 3 Juli 2021.

"Pelanggaran di Jawa Barat itu kurang lebih ada 7.700-an pelanggaran terdiri dari enam ribuan pelanggaran perseorangan, dan 1.623 pelaku usaha," ungkap Ridwan Kamil, Senin 12 Juli 2021.

Untuk pelanggar pribadi, lanjut Ridwan Kamil, tetap beraktivitas kerja tanpa membawa bukti surat administrasi bahwa bekerja di perusahaan kategori esensial.

"Kalau perorangan rata-rata dia tidak pembawa surat negatif COVID-19 dan makan di tempat juga masih mendominasi," katanya.

Sedangkan untuk pelaku usaha, menurutnya, masih ada yang melanggar hingga acuh pada penerapan protokol kesehatan bagi karyawan.

"Kalau pelaku usaha termasuk yang saya sidak, ada yang melanggar aturan jam operasional dan ada yang tidak menyediakan prokes dan juga 100 persen aktivitasnya," katanya.

"Kemudian, dari total itu ada sanksi ribuan sanksi administratif teguran lisan dan 564 denda pidana. Itu kira-kira dari gakum (penegakan hukum)," tambahnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel