Ridwan Kamil Siapkan Kajian WFH jadi Sistem Kerja Baru untuk ASN

Merdeka.com - Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyiapkan kajian mempermanenkan pola work from home (WFH) atau kerja dari rumah bagi sebagian pekerjaan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menurut dia, kebiasaan baru saat pandemi Covid-19 bisa tetap diberlakukan jika nanti statusnya sudah menjadi endemi. Apalagi, saat ini sudah banyak teknologi informasi yang berkembang untuk dimanfaatkan.

Saat ini, ia meminta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jabar memetakan pekerjaan mana yang bisa menggunakan teknologi untuk WFH tersebut.

"Tugas BKD Jabar sekarang mulai memetakan mana ASN yang harus work from home dan yang harus tetap kerja ke kantor," Kata dia, Senin (9/5).

"Sedang dikaji apakah pascapandemi terjadi adaptasi kebiasaan baru apakah kerja-kerja yang bisa WFH 100 persen nanti akan dikaji, nanti kita akan jadikan sebuah pola baru, contohnya tidak usah bertemu kalau di zoom udah beres, 27 kab/kota bisa via zoom dan beres, nanti akan dikasih contoh apabila via zoom bisa dipermanenkan," jelas dia lagi.

Pemerintah Provinsi Jabar dalam penerapan WFH bagi ASN masih menggunakan Surat Edaran (SE) Sekda Jabar yang mengacu kepada Instruksi Mendagri dan SE Menteri PANRB.

Dalam hal ini kepala perangkat daerah dapat mengatur jadwal WFH sesuai dengan zona dan level penyebaran Covid-19. Termasuk juga ada SE Sekda Jabar. ASN dapat mengajukan cuti setelah cuti bersama hari raya.

"Kepala perangkat daerah dapat memberikan cuti dengan mempertimbangkan karakteristik pekerjaan, beban kerja dan jumlah pegawai," ujar Kepala BKD Jabar Yerry Yanuar.

Angka Kehadiran ASN Usai Libur

Sementarar Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Setiawan Wangsaatmadja memastikan tingkat kehadiran ASN dan pegawai setelah libur lebaran 2022 sangat tinggi.

"Sudah 95 persen. Semua berbarengan karena elektronik. WFH di Pemprov jabar berjumlah 50 persen, itu dari total 37 ribuan pegawai dan 24 ribuan adalah fungsional guru, ini total pegawai yah sudah masuk dengan tertib," kata dia. [bal]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel