Ridwan Kamil Soal PHK Massal di Jabar: Ada Wilayah yang Tak Bisa Dikontrol Birokrasi

Merdeka.com - Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil angkat bicara terkait adanya kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di industri tekstil dan alas kaki di Jawa Barat. Sebagai kepala daerah dia mengaku tidak semua hal bisa diatasi dengan kebijakan. Beberapa hal tetap juga ditentukan oleh kondisi pasar.

"Kalau marketnya tidak ada kan susah. Ada wilayah yang memang tidak dalam kontrol birokrasi. Itu sudah hukum pasar," tutur Ridwan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (7/11).

Meski begitu, dia berjanji akan meningkatkan perlindungan dan kemudahan berusaha untuk mengurangi potensi PHK di wilayahnya. "Tapi perlindungan perlindungan kemudahan (berusaha) terus kita lakukan," imbuhnya.

Dia mengakui, dampak resesi global tahun depan turut mengancam dunia usaha. Bila dunia usaha goyah, risiko PHK massal bisa saja terjadi. "Jadi biasanya ada pengaruh dari potensi resesi global di tahun depan," kata dia.

Meski begitu, tingginya risiko tersebut akan dikompensasi dengan banyaknya investasi yang masuk ke Jawa Barat. Mengingat setiap tahun investasi yang masuk ke tanah pasundan menjadi yang tertinggi di seluruh Indonesia.

"Setiap tahun investasi kan nomor satu. Tahun lalu masuk Rp 136 triliun menghasilkan 136 ribu pekerjaan," kata dia. [azz]