Ridwan Kamil Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 Bagi Penyandang Disabilitas

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Bandung Setelah melakukan vaksinasi COVID-19 kepada lansia dan masyarakat yang berusia 18 tahun ke atas, Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) memulai pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi penyandang disabilitas di Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Netra (BRSPDSN) Wyata Guna, Kota Bandung, Kamis (8/7/2021).

Vaksinasi COVID-19 merupakan salah satu cara efektif untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity dan meminimalisir penyebaran virus di tengah situasi pandemi.

Vaksinasi COVID-19 bagi penyandang disabilitas ditinjau langsung oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 berjalan baik.

“Kita sudah memulai vaksinasi massal untuk penyandang disabilitas di Jabar. Total penyandang disabilitas di Jabar sendiri sekitar 80 ribu orang,” ucap Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil.

Vaksinasi COVID-19 Difasilitasi Dinas Sosial

Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi penyandang disabilitas di Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Netra (BRSPDSN) Wyata Guna, Kota Bandung, Kamis (8/7/2021). (Foto: Deni/Biro Adpim Jabar)
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi penyandang disabilitas di Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Netra (BRSPDSN) Wyata Guna, Kota Bandung, Kamis (8/7/2021). (Foto: Deni/Biro Adpim Jabar)

Sebanyak 50 penyandang disabilitas yang terdata Balai Wyata Guna Bandung menjalani vaksinasi COVID-19. Dalam alur proses penyuntikan vaksin, penyandang disabilitas mendapat pendampingan dari panitia pelaksana.

Kang Emil menuturkan, pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi penyandang disabilitas di 27 kabupaten/kota di Jabar nantinya akan menggunakan fasilitas yang disiapkan oleh Dinas Sosial dan Kementerian Sosial (Kemensos).

“Kita sudah mulai di tempat-tempat yang dikelola oleh Dinas Sosial kerja sama dengan Kemensos,” tuturnya.

“Mudah-mudahan ini bisa kita selesaikan secepatnya,” imbuhnya.

(*)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel