Ridwan Kamil Ungkap Lonjakan Kasus COVID-19 Usai Libur Nataru

Fikri Halim, Adi Suparman (Bandung)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengungkapkan, terjadi lonjakan kasus positif COVID-19 pascalibur panjang Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Terkonfirmasi pada data terbaru hari ini, kasus positif COVID-19 di Jawa Barat tercatat mencapai 88.561 kasus dengan penambahan kasus sebanyak 1.079 orang terpapar.

"Jadi kami menyimpulkan libur panjang ini masih berdampak. Tapi tidak setinggi libur-libur sebelumnya," ujar pria yang akrab disapa Kang Emil itu di Gedung Sate Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa 5 Januari 2021.

Baca juga: Persiapan Istana Jelang Jokowi Disuntik Vaksin COVID-19

Menurutnya, dua lokasi penyebaran di awal tahun yaitu Kota Depok dan Kabupaten Karawang. Dua lokasi ini terus dipantau karena masih dalam zona merah penyebaran COVID-19 sejak akhir 2020.

"Kami siaga 1 di dua daerah yaitu, Depok dan Karawang karena dalam catatan selalu masuk zona merah, yang lain naik turun. Tapi dari awal Desember sampai awal Januari Depok dan Karawang masih zona merah," katanya.

Menurutnya, untuk penegakan protokol kesehatan COVID-19 di dua daerah tersebut terus ditingkatkan. "Saya sudah arahkan Polda Metro, Kodam Jaya untuk membantu penanganan di Depok dan Kodam 3 Siliwangi dan Polda Jabar ke Karawang," ujarnya.

Emil pun mengungkapkan bahwa tingkat keterisian ruang isolasi sudah darurat. "Karena keterisian di ruang isolasi di Karawang sudah darurat, 110 persen. Jadi ini rekor terburuk yang kita pernah ada dan harus kita harus lakukan upaya-upaya luar biasa," tuturnya. (art)